Wujudkan Visi Presiden, Wamendikti Tinjau Tiga Lokasi Sekolah Garuda di Kalbar

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 20 Sekolah Garuda Baru dan 80 Sekolah Garuda Transformasi untuk mengejar kemajuan Indonesia di bidang sains dan teknologi.
Sejalan dengan itu, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi meninjau berbagai lokasi yang berpotensi menjadi calon Sekolah Garuda.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Wamendikti Saintek), Stella Christie, turut mengecek lokasi calon Sekolah Garuda di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Baca Juga: Pembangunan Sekolah Garuda di Soe NTT Ditargetkan Selesai Juni 2026
Lokasi pertama di Dusun Monton, Desa Antibar, Mempawah Timur; lokasi kedua di Tanah SMKN 1, Mempawah Timur; dan Lokasi ketiga di Jalan Pangsuma Desa Antibar, Mempawah Timur.
Stella mengatakan, pembangunan Sekolah Garuda tidak hanya berorientasi pada ketersediaan lahan dan infrastruktur tetapi juga memperhatikan ekosistem, kebutuhan masyarakat serta potensi lokal.
"Kami melihat di lokasi ini menarik karena marwah untuk menjadikan daerah ini sebagai pusat pendidikan cukup kuat. Dari sisi lahan juga cukup ideal, rata, dan tidak membutuhkan biaya besar untuk pengolahan. Infrastruktur seperti air dan listrik tersedia dengan baik," jelasnya, pada Rabu (10/9/2025).
Baca Juga: Wujudkan Visi Presiden, Wamen Dikti Tinjau 5 Lokasi Calon Sekolah Garuda di Bengkulu
Menurut Stella, karakteristik daerah juga menjadi pertimbangan. Seperti ekosistem mangrove di Mempawah yang dinilai strategis dalam pengembangan sains dan teknologi, khususnya terkait riset carbon capture dan carbon storage.
"Kami ingin agar masyarakat sekitar tetap dilibatkan, sehingga pembangunan sekolah ini tidak menghilangkan identitas dan potensi lokal yang sudah ada," ujarnya.
Terkait target 20 Sekolah Garuda hingga 2029, Stella menjelaskan, tahun ini telah ditentukan empat titik pembangunan Sekolah Garuda baru yang ditargetkan beroperasi pada tahun ajaran baru 2026/2027.
Baca Juga: Wujudkan Visi Presiden, Wamen Dikti Tinjau 5 Lokasi Calon Sekolah Garuda di Bengkulu
Keempatnya berlokasi di Soe, Nusa Tenggara Timur; Belitung Timur; Kalimantan Utara dan Sulawesi Utara.
"Itu batch pertama. Untuk batch kedua, kami juga sudah mulai menentukan lokasinya. Kalbar menjadi pertimbangan yang sudah ditetapkan. Juga ada di Papua Barat, Papua Tengah dan Bengkulu," ujar Stella.
Untuk keberlanjutannya, pembiayaan Sekolah Garuda akan ditopang oleh dana abadi.
Baca Juga: Buka Pelatihan Wali Asuh dan Asrama Sekolah Rakyat, Mensos Ingatkan Tak Boleh Ada 3 Hal Ini
"Sesuai amanat Bapak Presiden, akan ada dana abadi khusus untuk Sekolah Garuda," katanya.
Sekolah Garuda, yang merupakan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo, menjadi bagian dari upaya pemerintah mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Tujuannya adalah memperluas akses pendidikan unggul bagi putra-putri bangsa, khususnya dari keluarga sederhana dan daerah yang masih tertinggal dalam bidang sains dan teknologi.
Baca Juga: Mensos: Program Sekolah Rakyat Terinspirasi dari Sistem Pendidikan Pesantren
Program ini terdiri dari dua komponen. Pertama, Sekolah Garuda Transformasi, yaitu penguatan bagi SMA/MA agar mampu bersaing menuju perguruan tinggi terbaik dunia. Dan kedua, Sekolah Garuda Baru, yaitu pembangunan SMA berasrama di daerah dengan akses terbatas terhadap pendidikan berkualitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







