Menhan Sjafrie: TNI Masih Berjaga di Gedung DPR hingga Situasi Benar-benar Kondusif

AKURAT.CO Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, mengatakan prajurit TNI yang masih berjaga di Gedung DPR RI meski kondisi nasional dinilai mulai kondusif. Kehadiran TNI di Kompleks Parlemen merupakan bagian dari upaya menjaga simbol kedaulatan negara.
"TNI akan menjaga simbol kedaulatan negara di DPR, jadi saya sudah menyetujui dan Panglima akan menindaklanjuti bersama para kepala staf bahwa instalasi DPR akan dijaga oleh TNI," katanya usai rapat tertutup bersama Komisi I DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/9/2025).
Meski demikian, dia menekankan bahwa keberadaan prajurit TNI di DPR tidak bersifat permanen, melainkan menyesuaikan kondisi di lapangan. "Sampai dengan, tadi katanya kondusif, sampai lebih kondusif lagi," ujarnya.
Baca Juga: DPR Setujui Anggaran Kemenhan dan TNI Rp187,1 Triliun di 2026, Segera Dibawa ke Banggar
Dia juga menegaskan bahwa parameter utama penilaian kondusif adalah rasa aman dan nyaman masyarakat dalam beraktivitas. "Supaya rakyat bisa aman dan nyaman bekerja," jelasnya.
Selain di DPR, Sjafrie menyebut pengamanan juga dilakukan di sejumlah instalasi pemerintah lain yang dinilai strategis. "Instalasi-instlasi pemerintah yang perlu mendapat perhatian, yang berhubungan dengan kedaulatan, kita jaga semuanya," ucapnya.
Dia menambahkan, pendekatan yang digunakan TNI dalam pengamanan bukan berupa tindakan represif, melainkan melalui komunikasi dengan masyarakat.
"Tidak perlu ada penindakan, yang penting komunikasi. Kita punya satu sistem komunikasi sosial, pembinaan teritorial ini akan kita kerjakan," tutup Sjafrie.
Berdasarkan pantauan Akurat.co, hingga hari ini puluhan hingga ratusan prajurit TNI dan anggota Brimob Polri masih berjaga di sekitar Kompleks Parlemen sejak kerusuhan demo akhir Agustus lalu.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap situasi semakin kondusif sehingga prajurit dapat kembali fokus pada tugas-tugas pokok pertahanan negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









