Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Wamendagri Dorong Percepatan Realisasi APBD

AKURAT.CO Percepatan realisasi APBD menjadi kunci untuk menggerakkan sektor ekonomi, menambah lapangan kerja hingga percepatan pembangunan infrastruktur.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mendorong pemerintah daerah segera meningkatkan realisasi APBD Tahun Anggaran 2025. Langkah ini penting dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, baik di daerah maupun skala nasional.
"Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, untuk mencapai target, maka perputaran uang di daerah melalui maksimalisasi dari belanja daerah adalah faktor utama," katanya, melalui keterangan resmi, Sabtu (27/9/2025).
Baca Juga: Banyak Daerah Endapkan Dana di Bank, Pramono: APBD Jakarta Selalu Kami Kontrol
Wamendagri juga mengingatkan agar pada triwulan ketiga tahun ini, realisasi belanja daerah semestinya sudah mencapai minimal 70 persen untuk belanja modal dan barang/jasa, serta 75 persen untuk belanja pegawai.
"Ini adalah target minimal dari capaian realisasi belanja daerah," katanya.
Meski secara umum realisasi pendapatan daerah menunjukkan capaian positif, Wamendagri menyoroti masih rendahnya realisasi belanja di sejumlah daerah.
Baca Juga: Mendagri Tekankan Pentingnya Keseimbangan APBD dan Peran Swasta dalam Pembangunan Daerah
Ia mencontohkan ada daerah dengan pendapatan yang tinggi tapi belanjanya belum berjalan optimal. Karena itu, pemda yang realisasi belanjanya masih rendah diminta agar segera mengambil langkah percepatan.
Di lain sisi, Wamendagri memaparkan sejumlah faktor yang memengaruhi rendahnya realisasi belanja.
Hal itu mulai dari keterlambatan penetapan APBD, lambatnya proses pengadaan barang dan jasa hingga keterbatasan sumber daya manusia.
Baca Juga: APBD Jakarta 2026 Tembus Rp95 Triliun, Pramono Anung Bongkar Strategi Baru Soal PAM Jaya
Ia menekankan pentingnya peran kepala daerah untuk turun langsung memantau perkembangan realisasi belanja di setiap perangkat daerah.
Saat berdialog dengan sejumlah perwakilan pemda, Wamendagri menggali lebih jauh persoalan yang dihadapi daerah dalam merealisasikan APBD. Sekaligus mencari solusi agar penyerapan anggaran dapat dipercepat.
"Kita mendorong bapak, ibu sekalian untuk, terutama kepala daerah atau (kepala) dinas terkait, untuk melakukan pendataan dan mendorong lebih cepat proses pengadaan barang dan jasa. Agar belanjanya bisa maksimal," jelas Wamendagri.
Baca Juga: Mendagri Dorong Pemda Gandeng Kadin Genjot Ekonomi: APBD Tak Cukup Bikin Rakyat Sejahtera
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







