Akurat
Pemprov Sumsel

Prabowo Bakal Panggil BGN Bahas Kasus Keracunan MBG: Kita Akan Selesaikan dengan Baik

Paskalis Rubedanto | 27 September 2025, 19:31 WIB
Prabowo Bakal Panggil BGN Bahas Kasus Keracunan MBG: Kita Akan Selesaikan dengan Baik

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan berbagai hambatan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Dia mengaku telah memantau perkembangan terkini selama berada di luar negeri, dan segera akan memanggil pihak Badan Gizi Nasional (BGN) dan pejabat terkait untuk melakukan evaluasi.

"Saya baru dari luar negeri 7 hari, saya monitor ada perkembangan-perkembangan itu. Habis ini saya langsung akan panggil Kepala BGN dengan beberapa pejabat, kita akan diskusikan. Ini masalah besar, jadi pasti ada kekurangan dari awal ya. Tapi saya juga yakin bahwa kita akan selesaikan dengan baik," kata Prabowo, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (27/9/2025).

Baca Juga: Evaluasi MBG Harus Transparan, Jangan Ada yang Ditutup-tutupi

Dia menekankan, tujuan utama program MBG adalah untuk membantu anak-anak Indonesia, terutama mereka yang masih kesulitan mendapatkan asupan gizi layak.

"Tujuan Makan Bergizi adalah untuk anak-anak kita yang sering sulit makan. Mungkin kita-kita ini makan lumayan, tapi mereka tuh makannya hanya nasi pakai garam. Ini yang harus kita atasi untuk memberi makan segala," tegasnya.

Prabowo juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mempolitisasi program ini, karena esensinya adalah memberikan dukungan nyata bagi masa depan generasi bangsa.

"Kita harus waspada, jangan sampai ini dipolitisasi," ujar Kepala Negara.

Menurutnya, pemerintah akan terus mengevaluasi dan memperbaiki pelaksanaan program MBG agar manfaatnya benar-benar dirasakan anak-anak Indonesia yang membutuhkan. "Pasti ada hambatan, rintangan, tapi ini kita atasi ya," tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.