Lawatan Prabowo ke Sejumlah Negara Selama Sepekan Bawa Dampak Strategis bagi Indonesia

AKURAT.CO Komisi I DPR RI menilai, lawatan Presiden Prabowo Subianto ke sejumlah negara sahabat selama sepekan terakhir akan membawa dampak strategis bagi Indonesia.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mengatakan kehadiran Presiden dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York menegaskan komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam isu internasional.
"Komisi I DPR RI memandang lawatan Presiden Prabowo ke sejumlah negara sahabat sebagai langkah strategis yang sangat penting dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah global. Kehadiran beliau di Sidang Majelis Umum PBB ke-80 menunjukkan komitmen Indonesia untuk terus berperan aktif dalam isu-isu internasional, termasuk perdamaian, keamanan, dan pembangunan berkelanjutan," ujar Dave, saat dihubungi Akurat.co, Sabtu (27/9/2025).
Baca Juga: Prabowo Akhiri Lawatan Luar Negeri dengan Catatan Diplomasi Gemilang
Selain itu, dia menyoroti kunjungan Prabowo ke Kanada dan Belanda, yang menurutnya memperlihatkan pendekatan diplomasi yang tidak sekadar simbolik, tetapi juga substantif.
Pertemuan dengan Raja Willem-Alexander di Belanda, kata Dave, menunjukkan penguatan hubungan bilateral yang nyata dan berdampak langsung bagi Indonesia. Komisi I DPR, mencermati bahwa sejumlah kesepakatan dari lawatan ini berpotensi memperkuat berbagai sektor nasional.
"Sejumlah kesepakatan yang dihasilkan berpotensi memberikan dampak langsung terhadap penguatan sektor ekonomi, teknologi, dan pertahanan nasional. Hal ini sejalan dengan prioritas Komisi I DPR RI dalam mendorong diplomasi yang produktif dan berbasis kepentingan nasional," tegasnya.
Dave menilai, diplomasi luar negeri Indonesia harus terus menjaga prinsip bebas aktif. Dengan prinsip tersebut, Indonesia bisa memainkan peran sebagai negara yang mampu menjembatani kepentingan global, sekaligus memperkuat posisinya di berbagai forum internasional.
"Kami mendorong agar diplomasi luar negeri Indonesia tetap konsisten dalam menjaga prinsip bebas aktif, serta memperkuat posisi tawar Indonesia dalam berbagai forum internasional," tutup Dave.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







