Panduan Lengkap Membuat Kartu Keluarga Baru Setelah Menikah

AKURAT.CO Menikah bukan hanya menyatukan dua insan dalam ikatan cinta, tetapi juga membawa sejumlah kewajiban administrasi.
Salah satu yang paling penting adalah membuat Kartu Keluarga (KK) baru, yang menjadi dokumen resmi menandai terbentuknya keluarga baru.
KK ini diperlukan untuk berbagai urusan administratif, mulai dari pengurusan identitas hingga layanan publik.
Proses pembuatan KK baru setelah menikah dilakukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Dikutip dari Disdukcapil Bantul, pasangan yang baru menikah harus mengisi Formulir F-1.02, melampirkan dokumen pendukung seperti buku nikah, dan mengajukan permohonan ke Disdukcapil. Setelah diverifikasi, KK baru akan diterbitkan.
Baca Juga: Panduan Lengkap Mengurus Akta Kematian di Disdukcapil, Gratis dan Mudah
Syarat dan Dokumen yang Diperlukan
-
Formulir F-1.02 untuk pembuatan KK baru karena membentuk keluarga baru.
-
Buku nikah asli atau kutipan akta perkawinan.
-
Fotokopi KK lama masing-masing pihak (suami dan istri).
-
SPTJM Perkawinan/Perceraian Belum Tercatat (Form F-1.05) apabila pasangan belum memiliki dokumen perkawinan resmi.
-
Dokumen pendukung lainnya seperti KTP, ijazah, pekerjaan, dan biodata sesuai kebutuhan daerah.
Langkah-Langkah Membuat KK Baru Setelah Menikah
-
Datangi kantor Disdukcapil setempat atau akses layanan online jika tersedia.
-
Isi Formulir F-1.02 untuk pembuatan KK baru.
-
Lampirkan dokumen yang diperlukan, termasuk buku nikah, fotokopi KK lama, dan dokumen pendukung lain.
-
Jika dokumen perkawinan belum tercatat, sertakan SPTJM (Form F-1.05).
-
Serahkan semua dokumen ke petugas untuk verifikasi.
-
Tunggu proses penerbitan KK baru oleh Disdukcapil.
Dengan mengikuti prosedur dan melengkapi dokumen, pengurusan KK baru setelah menikah menjadi cepat dan mudah.
Pasangan resmi tercatat sebagai satu keluarga, memudahkan pengurusan administrasi dan layanan publik di masa depan.
Baca Juga: Mengenal Kawasan Ekonomi Khusus, Motor Penggerak Investasi dan Pemerataan Pembangunan Nasional
Laporan: Salsabilla Nur Wahdah/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








