Tak Hanya Sampai Surabaya, Prabowo Mau Kereta Cepat Tembus hingga ke Banyuwangi

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, memiliki ambisi besar untuk melanjutkan proyek Kereta Cepat dari Jakarta hingga ujung wilayah pulau Jawa, yakni Banyuwangi.
Menurutnya, rencana perpanjangan proyek Kereta Cepat sampai Surabaya sudah usang. Saat ini, dirinya ingin proyek tersebut bisa tersambung sampai ke Banyuwangi.
"Insya Allah. Saya minta tidak hanya Surabaya. Banyuwangi. Banyuwangi (Kereta Cepat sampai Banyuwangi) Ya. Banyuwangi. Surabaya itu zaman dulu. Sekarang Banyuwangi," tegas Prabowo usai meresmikan revitalisasi stasiun Tanah Abang, Jakarta, Selasa (4/11/2025).
Baca Juga: Penumpang Kereta Cepat Whoosh Tembus 5,1 Juta, Naik 6,3% di 2025
Dalam pidatonya, Prabowo juga menegaskan bahwa pembangunan proyek Kereta Cepat harus dilihat dari segi manfaat, bukan keuntungan. Hal ini disampaikan terkait dengan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh, yang hingga kini masih memiliki utang hingga Rp118,37 triliun.
"Whoosh itu, semua pabrik transport diseluruh dunia, jangan dihitung untung rugi, hitung manfaat gak untuk rakyat," tuturnya.
"Di seluruh dunia begitu ini namanya public service obligation. Tadi disampaikan Menhub, semua kereta api kita, pemerintah subsidi 60 persen, rakyat bayar 20 persen. Ya ini kehadiran negara, ini kehadiran negara," sambungnya.
Baca Juga: Irma Suryani: KPK Boleh Usut Whoosh, Tapi Jangan Lupakan Kebanggaan Indonesia Punya Kereta Cepat
Prabowo menegaskan bahwa semua uang tersebut berasal dari masyarakat dan kekayaan negara. Oleh karena itu, uang tersebut harus kembali lagi ke masyarakat dalam bentuk manfaat yang besar.
Terkait hal ini, Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah siap membayar utang proyek kereta cepat yang merupakan peninggalan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
"Jadi jangan khawatir. Saya sudah sampaikan saya sudah pelajari masalahnya. indonesia sanggup," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









