Akurat
Pemprov Sumsel

Telkomsel dan Kitabisa Laksanakan Program 'Visi untuk Pahlawan' Wujudkan Operasi Katarak bagi 20 Veteran dan Keluarga di Surabaya

Rizky Dewantara | 18 November 2025, 23:25 WIB
Telkomsel dan Kitabisa Laksanakan Program 'Visi untuk Pahlawan' Wujudkan Operasi Katarak bagi 20 Veteran dan Keluarga di Surabaya

AKURAT.CO Memperingati Hari Pahlawan Nasional, Telkomsel berkolaborasi dengan Kitabisa menghadirkan Program 'Visi untuk Pahlawan' di Surabaya. Sebanyak 20 penerima manfaat, yang terdiri dari veteran dan keluarga veteran, akan menerima bantuan berupa operasi katarak sebagai bentuk apresiasi atas jasa mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif 'Sambungkan Senyuman' Telkomsel, yang pada bulan November 2025 ini turut membagikan bantuan kepada total 1.000 veteran dan keluarga veteran di seluruh penjuru Indonesia melalui aktivitas 'Berbagi Senyuman di Jumat Berkah'.

Sambungkan Senyuman sendiri adalah inisiatif filantropi Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel, yang fokus berbagi kebahagiaan dan harapan untuk hari yang lebih baik dan masa depan gemilang.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Emas 2045, Ingrid Kansil Dorong Sarana Daycare di Kantor

Menurut Survei Kebutaan RAAB Kementerian Kesehatan (2014–2016), prevalensi kebutaan pada populasi usia 50 tahun ke atas mencapai 3 persen, dengan katarak sebagai penyebab utama (81 persen kasus).

Kehilangan penglihatan berdampak besar terhadap kualitas hidup, mulai dari keterbatasan mobilitas hingga kondisi mental dan sosial. Operasi katarak menjadi satu-satunya solusi efektif, namun kesenjangan antara jumlah pasien dan kapasitas layanan masih tinggi.

Menanggapi kondisi tersebut, 'Visi untuk Pahlawan' mendukung Program 100 Visi yang diselenggarakan oleh Bantu.id, Persatuan Dokter Mata Indonesia (PERDAMI) Jawa Timur, Lembaga Veteran RI, dan RS Mata Masyarakat Baru.

Inisiatif operasi katarak gratis ini diharapkan dapat mengembalikan penglihatan, harapan, dan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan, lansia, dan kelompok rentan, termasuk para veteran yang telah berjasa bagi bangsa.

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menyampaikan apa yang dilakukan ini hanyalah langkah kecil dibandingkan pengorbanan besar para pahlawan. Dia berharap, bantuan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan mereka tidak akan pernah terlupakan.

Baca Juga: Telkomsel Resmikan Kantor Branch Ternate, Perkuat Layanan Digital dan Kolaborasi di Maluku Utara

"Ke depan, Telkomsel akan terus berupaya menghadirkan manfaat yang nyata bagi kehidupan masyarakat, menyambungkan senyuman kapan pun dan di mana pun kami berada," kata Abdullah.

Kisah Para Veteran Penerima Manfaat

Bagi Soeparman (81), yang telah mengabdi selama 40 tahun di TNI Angkatan Laut, semangat perjuangan tidak berhenti meski masa tugas telah usai. Dia menilai, menjadi pahlawan berarti terus berbuat untuk sesama, kapan pun dan di mana pun.

"Jadi pejuang itu enggak berhenti di medan perang saja, tapi sampai akhir hayat. Dulu berat ninggalin keluarga, tapi kalau bukan kita yang berjuang, siapa lagi? Sekarang saya bersyukur masih bisa dibantu, semoga setelah operasi bisa lebih jelas melihat dan bisa kumpul lebih banyak waktu sama keluarga," kata Soeparman. 

Sementara itu, Mad Sahal Syahroni (66), yang mendedikasikan 38 tahun hidupnya di TNI Angkatan Laut, menekankan pentingnya menjaga semangat disiplin dan pengabdian meski telah pensiun. Baginya, operasi ini adalah bentuk ikhtiar untuk tetap sehat dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Jadi pahlawan itu harus tetap semangat, disiplin, dan setia pada negara. Dengan operasi katarak ini saya bisa tetap sehat, nggak nyusahin orang, dan mudah-mudahan masih bisa berbuat baik buat masyarakat," tuturnya.

E. Soekanto (78), yang mengabdi selama 39 tahun di TNI Angkatan Laut, mengaku terharu karena masih ada pihak yang peduli terhadap para veteran di masa tua mereka. Dia berharap, program seperti ini dapat menjangkau lebih banyak rekan sejawat yang membutuhkan.

Baca Juga: Cara Terbaru Mengecek Kuota Telkomsel 2025 dengan Mudah

"Saya bahagia masih diingat dan dapat apresiasi. Harapannya, bukan cuma beberapa veteran saja yang dapat bantuan seperti ini. Dengan bisa melihat jelas lagi, kita bisa menikmati masa tua dengan bahagia," katanya.

Meski penglihatan terganggu akibat katarak, semangat dan harapan mereka akan persatuan dan kedaulatan bangsa tidak pernah surut. Dengan program Visi untuk Indonesia, diharapkan mereka dapat kembali 'merdeka' beraktivitas sehari-hari dengan penglihatan yang lebih baik.

Setelah Seremoni Penyerahan Bantuan Simbolis di Surabaya pada Senin, 10 November 2025, persiapan dan operasi katarak akan berlangsung di RS Mata Masyarakat Baru Surabaya, dengan tahapan berikut:

- 15 November 2025 – Screening Penerima Manfaat
- 22 November 2025 – Operasi Katarak
- 23 November 2025 – Pemeriksaan Pasca Operasi

Program ini menjadi wujud nyata semangat Telkomsel dalam mengatasi berbagai tantangan sosial dan membuka peluang peningkatan kualitas hidup, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam implementasi prinsip keberlanjutan dan ESG, serta kepedulian terhadap kelompok rentan di Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.