Akurat
Pemprov Sumsel

Pesantren Krapyak Tempat Gus Yahya Mondok Dukung Penuh Rapat Pleno PBNU Tentukan Pj Ketum PBNU

Fajar Rizky Ramadhan | 8 Desember 2025, 08:45 WIB
Pesantren Krapyak Tempat Gus Yahya Mondok Dukung Penuh Rapat Pleno PBNU Tentukan Pj Ketum PBNU

AKURAT.CO Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak, tempat Gus Yahya Cholil Staquf pernah menimba ilmu selama 15 tahun, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Rapat Pleno PBNU pada 9–10 Desember 2025.

Sikap itu dituangkan dalam surat resmi yang ditandatangani Pengasuh Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak, KH Khoirul Fuad Ahmad, pada 7 Desember 2025.

Dalam pernyataan tersebut, pimpinan pondok menegaskan bahwa PBNU sebagai pucuk pimpinan jam’iyyah tidak boleh dikorbankan untuk kepentingan kelompok tertentu.

“Bahwa PBNU sebagai wadah/pimpinan tertinggi Jam’iyyah Nahdlatul Ulama tidak boleh dikorbankan untuk kepentingan tertentu, dan karenanya PBNU harus tetap dijaga dan tegak berdiri terhindar dari abai serta madharat yang lebih besar,” demikian bunyi surat resmi yang diterima redaksi pada Sabtu (06/12/2025).

Baca Juga: Kritik Gus Yahya, Wasekjen PBNU: Tidak Ada dalam Sejarah Tanfidziyah Mengatur Rais Aam

Pesantren Krapyak juga menyinggung polemik yang tengah terjadi di PBNU dan mendorong agar segera ditemukan jalan terbaik demi kemaslahatan jam’iyyah serta Nahdliyin.

“Bahwa terkait dengan polemik/persoalan yang terjadi pada PBNU, semoga segera menemukan jalan terbaik, apapun keadaannya, harus ada pengelola/pemimpin yang efektif bagi kemaslahatan Jam’iyyah dan warga Nahdliyin, serta bangsa dan negara,” tulis surat tersebut.

Pimpinan, warga, dan alumni pesantren tersebut juga memberikan dukungan penuh atas pelaksanaan rapat pleno.

“Dengan ini memberikan DUKUNGAN PENUH atas Keputusan Rapat Pleno PBNU tgl 09–10 Desember 2025,” demikian bunyi salah satu poin pernyataan.

Pesantren juga meminta seluruh pihak menghormati keputusan pimpinan jam’iyyah demi menjaga marwah organisasi. KH Khoirul Fuad Ahmad meminta kepada semua pihak untuk menghormati keputusan para pimpinan Jam’iyyah, demi taat organisasi dan keutuhan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama.

Dukungan ini menjadi perhatian publik karena Krapyak merupakan pesantren tempat Gus Yahya pernah menghabiskan masa mondoknya sejak 1979. Ia menjadi santri di bawah asuhan langsung KH Ali Maksum hingga menamatkan pendidikan SLTA sebelum melanjutkan kuliah di Jurusan Sosiologi UGM.

Baca Juga: Pekan Depan PBNU Gelar Rapat Pleno, Tentukan Pj Ketum PBNU Pengganti Gus Yahya

Gus Yahya, yang pernah menjabat sebagai Juru Bicara Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada 1999–2021 dan anggota Wantimpres periode 2014–2019, dikenal sebagai tokoh NU yang progresif dan vokal dalam isu-isu kontemporer seperti hubungan antaragama dan moderasi beragama. Ia dipercaya memimpin PBNU sejak 2021 untuk masa khidmah hingga 2027.

Dukungan Pesantren Krapyak ini muncul di tengah dinamika internal PBNU menjelang rapat pleno yang disebut-sebut akan menjadi forum penting dalam menentukan Penjabat Ketua Umum PBNU pasca-polemik kepemimpinan di tubuh organisasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.