Profesor Eriyatno Rumuskan Desain Rantai Pasok MBG Berbasis STEM dan Social Enterprise

AKURAT.CO, Delegasi Alumni IPB University, Satgas Pangan Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) melakukan pertemuan kerja dengan Staf Khusus Menteri PPN/BAPPENAS, Prof. Eriyatno.
Pertemuan berlangsung di Ruang Staf Khusus Menteri, BAPPENAS, kawasan Suropati, Menteng, Jakarta. Pertemuan pada 6 Januari 2025 pukul 14.30–17.00 itu membahas perumusan desain rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis pendekatan sistem.
Prof. Eriyatno, MSAE merupakan guru besar Fakultas Teknik dan Teknologi IPB, lulusan University of Michigan, dan pakar sistem. Dalam pertemuan ini, ia menekankan bahwa desain rantai pasok MBG perlu disusun sebagai sistem terintegrasi dari hulu hingga hilir dengan indikator kinerja yang terukur.
Baca Juga: Penerima Program MBG Capai 55 Juta dalam Setahun, Lebih Cepat dari Brasil
Delegasi IPB diwakili oleh Kustarie, petani cabai dan socio-preneur dari DPD Himpunan Alumni IPB Jawa Barat. Hadir pula Melissa Hamid selaku Ketua Badan Otonom Womenpreneur BPP HIPMI, Rhesa Yogaswara mewakili Satgas Pangan ICMI, serta Muhammad Sirod selaku Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Gizi.
Komposisi delegasi mencerminkan keterkaitan antara produsen, pelaku usaha, dan organisasi kebijakan.
Pembahasan difokuskan pada modernisasi sistem MBG agar efisien, konsisten, dan berkelanjutan. Rantai pasok diposisikan mencakup produksi primer, pengolahan, distribusi, dan pengendalian mutu dengan dukungan data, standar operasional, dan mekanisme koordinasi antaraktor.
Baca Juga: Program MBG Dorong Capaian Tertinggi Hak Atas Pangan dalam Indeks HAM 2025
Prof. Eriyatno menyampaikan bahwa modernisasi UKM pangan dijalankan melalui penerapan STEM yang merupakan akronim dari Science, Technology, Engineering, and Mathematics. Ini dinilai relevan dengan kondisi lokal.
Pendekatan ini berfokus pada peningkatan produktivitas, konsistensi kualitas, dan adopsi teknologi tepat guna sebagai dasar penguatan rantai pasok.
Peran UKM dibahas dalam kerangka social enterprise. UKM diarahkan memiliki struktur usaha yang layak secara finansial, memberikan dampak sosial yang terukur, dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Desain ini membuka ruang konsolidasi produksi, kepastian serapan, dan kemitraan dengan sektor publik.
Baca Juga: Menjaga Ekspor dan Menyiapkan Industri Pangan Melalui Program MBG
Aspek bioekonomi dan green innovation technology menjadi bagian dari desain sistem. Pemanfaatan sumber daya hayati diarahkan pada efisiensi, pengurangan limbah, dan peningkatan nilai tambah untuk memperkuat daya saing pangan nasional.
Satgas Pangan ICMI menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah agar implementasi rantai pasok MBG berjalan konsisten. Koordinasi lintas pemangku kepentingan dipandang sebagai prasyarat keberlanjutan program.
Perwakilan HIPMI menyampaikan kesiapan pelaku usaha untuk terlibat dalam ekosistem rantai pasok MBG melalui skema bisnis berbasis kontrak, transparansi, dan dukungan logistik yang andal.
Pertemuan ini menghasilkan kesepahaman awal untuk menindaklanjuti pembahasan melalui forum teknis. Agenda lanjutan mencakup perumusan desain sistem operasional, pemetaan peran UKM pangan, serta penyusunan indikator dampak jangka menengah dan panjang program MBG.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026

