Pemerintah Minta Publik Tak Berspekulasi soal Wacana Pelibatan TNI Tangani Terorisme

AKURAT.CO Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, meminta publik tidak berspekulasi negatif terkait wacana penambahan tugas TNI dalam penanggulangan terorisme.
Prasetyo menegaskan, hingga saat ini Presiden Prabowo Subianto baru menerbitkan Surat Perintah Presiden (surpres) sebagai dasar pembahasan.
Belum ada keputusan final mengenai pelibatan tambahan TNI dalam penanganan terorisme.
“Oh surpres, baru surpres itu,” kata Prasetyo kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
“Surpres itu kan sifatnya formil, biasanya sebagai dasar untuk dibahas,” lanjutnya.
Ia mengajak publik melihat substansi dan manfaat dari wacana tersebut secara jernih. Prasetyo memastikan, pelibatan TNI hanya akan dilakukan dalam kondisi dan situasi tertentu.
“Substansinya itu yang harus dilihat. Dalam konteks itu tentu akan diberlakukan pada kondisi dan titik tertentu,” ujarnya.
Prasetyo juga mengimbau masyarakat menghindari prasangka dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum pembahasan rampung.
“Jangan selalu berpikir nanti kalau begini gimana, nanti kalau begitu gimana. Kalau begitu, inti masalahnya tidak akan ketemu,” pungkasnya.
Baca Juga: Cegah Penyebaran Super Flu H3N2 dengan Vaksin Influenza
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









