Badan Bank Tanah Pastikan Pengelolaan Lahan Berkelanjutan dan Transparan di Bengkulu

AKURAT.CO Badan Bank Tanah dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu berkomitmen untuk memperkuat sinergi dalam perencanaan, pengelolaan, dan pemanfaatan tanah negara secara terintegrasi, transparan, dan berkelanjutan, guna mendukung percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini diwujudkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang optimalisasi pengelolaan tanah dalam rangka pembangunan di Provinsi Bengkulu.
"Kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci agar pemanfaatan tanah negara dapat mendukung percepatan pembangunan daerah, meningkatkan investasi, serta berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Bengkulu," kata Plt Kepala Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, di Jakarta, dikutip Kamis (15/1/2026).
Baca Juga: Gandeng Badan Bank Tanah, Gubernur Kaltim Dorong Pemanfaatan Lahan demi Kesejahteraan Rakyat
Hakiki menyampaikan, sebagai bagian atas tindaklanjut nota kesepahaman ini, Badan Bank Tanah akan sinergi pemanfaatan bersama Pemprov Bengkulu atas Hak Pengelolaan (HPL) di Bengkulu. Rencananya HPL seluas 397 ha akan disinergikan.
"Langkah ini merupakan wujud sinergi dan komitmen bersama pemerintah daerah dan Forkopimda dalam mendukung percepatan pembangunan daerah dengan tata kelola yang baik dan benar," ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu mendorong realisasi berbagai program pembangunan di Provinsi Bengkulu, khususnya pada sektor infrastruktur, pelayanan publik, dan pengembangan ekonomi daerah.
"Dengan dukungan Badan Bank Tanah, kami berharap pengelolaan tanah dapat dilakukan lebih tertib, berkeadilan, dan berdampak langsung bagi masyarakat Bengkulu," ungkapnya.
Dia menambahkan, pembangunan di Provinsi Bengkulu sudah sangat cepat. Banyak infrastruktur yang telah dibangun di Bumi Rafflesia, guna mendukung pertumbuhan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
"Perkembangan besar (di Bengkulu) pasti ada dampak. Tentu kita tidak bisa melakukannya sendiri dan butuh bantuan semua pihak, salah satunya Badan Bank Tanah," katanya.
Baca Juga: Badan Bank Tanah Gandeng UNDIP dan UKSW Bangun Pusat Studi Perkuat Riset dan Kajian Agraria
Dengan penandatanganan nota kesepakatan ini, Helmi berharap Pemprov hingga pemerintah desa menjadi lebih berdaya.
"Kami ucapkan terima kasih dan kami berharap bisa mengoptimalkan tanah negara agar punya nilai ekonomi, sosial yang lebih tinggi. Apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Tanah atas sinergi yang terjalin saat ini," tutur dia.
Sebagai informasi, sejumlah indikator makro ekonomi di Bengkulu mencerminkan tujuan tersebut. Realisasi investasi di Bengkulu per triwulan II-2025 tercatat sebesar Rp901 miliar atau naik 12,26 persen dari triwulan sebelumnya. Data BPS menyebutkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu per triwulan III 2025 mencapai 4,56 persen (yoy).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







