Serangan Siber Berbasis AI dan Deepfake Jadi Tantangan Berat Pemerintah di 2026

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menyampaikan bahwa keamanan siber merupakan integritas informasi, data, sistem, dan ruang siber yang menjadi tulang punggung kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Keamanan siber bukan lagi pilihan, tetapi keniscayaan. Ini adalah prasyarat mutlak untuk menjaga stabilitas politik, keamanan nasional, dan keberlanjutan pembangunan," ungkap Menko Polkam Djamari saat membuka kegiatan BSSN Executive Town Hall 2026 di Depok, Jawa Barat, Senin (19/1/2026).
Dia menekankan bahwa ancaman siber saat ini bergerak jauh lebih cepat daripada proses penyusunan regulasi. Maka, tantangan 2026 diperkirakan akan semakin kompleks dengan munculnya serangan berbasis kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), quantum computing, hingga penggunaan deepfake untuk disinformasi skala besar.
Baca Juga: Riset Ungkap Hampir 90 Persen Serangan Siber Terfokus pada Pencurian Akun
Namun dia meyakini dengan semangat kebersamaan dan disiplin yang diterapkan, maka Indonesia akan lebih menjadi negara yang tangguh.
"Dengan dilandasi semangat kebersamaan, disiplin, serta visi yang sama, saya yakin Indonesia akan menjadi negara yang lebih tangguh, lebih aman, dan lebih berdaulat di era digital," ujarnya.
"Maka potensi sumber daya strategis dapat dikelola sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat dan mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang berdaulat, makmur, dan berkualitas," tuturnya.
Baca Juga: Waspada! Social Engineering Jadi Senjata Utama Kejahatan Siber di Indonesia
Dia pun menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kepala BSSN beserta seluruh personel BSSN atas penyelenggaraan kegiatan ini.
Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin awal tahun, tetapi merupakan forum yang sangat penting sekaligus media konsolidasi yang strategis untuk menyatukan visi dan misi, menajamkan arah kebijakan, serta memastikan kesiapan BSSN dalam menghadapi dinamika ancaman siber yang semakin kompleks.
"Saya mengajak seluruh personel dan jajaran BSSN untuk terus menjadi garda strategis bangsa. Jadilah benteng pertahanan Indonesia di Padang Kurusetra baru ini, dengan semangat profesionalisme, responsivitas, integritas, dan inovasi yang tinggi," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







