Pilih Irit Bicara, Gus Yaqut Ngaku Tak Ditanya KPK Soal Aliran Dana Kuota Haji

AKURAT.CO Mantan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 30 Januari 2026. Yaqut diperiksa sebagai saksi dalam pengembangan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan dan pembagian kuota haji.
Pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu keluar dari Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 17.00 WIB setelah menjalani pemeriksaan selama lebih dari empat jam. Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan perkara yang menjerat mantan staf khususnya, Isfah Abdul Aziz alias Gus Alex, yang telah lebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka.
Usai pemeriksaan, Gus Yaqut memilih irit memberikan keterangan kepada awak media. Saat ditanya mengenai dugaan aliran dana dari biro perjalanan haji, ia menegaskan bahwa penyidik tidak menyinggung hal tersebut dalam pemeriksaan.
“TIDAK ADA (pertanyaan soal aliran dana),” ujar Yaqut singkat.
Baca Juga: Gus Yaqut Bantah Pernyataan Bos Maktour Soal Pembagian Kuota Haji
Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap Yaqut difokuskan pada pendalaman unsur kerugian keuangan negara. Menurutnya, pemeriksaan dilakukan oleh auditor KPK karena perkara ini menggunakan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.
“Saksi diperiksa oleh auditor KPK untuk mendalami unsur kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan ini, sebagaimana pemeriksaan yang juga dilakukan terhadap saksi-saksi lainnya pekan ini,” kata Budi.
Hingga kini, KPK masih terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tersebut, termasuk menelusuri peran para pihak yang terkait dalam proses penyelenggaraannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









