Di AS, Prabowo Paparkan Program Sekolah Digital hingga Danantara untuk Transformasi Nasional

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menghadiri sesi roundtable Business Summit yang juga dihadiri pengusaha Amerika Serikat (AS). Dalam acara tersebut, dia memaparkan sejumlah program tranformasi nasional dalam rangka penguatan daya saing Indonesia.
Salah satu program transformasi nasional, yakni percepatan digitalisasi nasional melalui penyediaan layar interaktif pintar bagi sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Hingga akhir Desember 2025, pemerintah telah mendistribusikan lebih dari 280 ribu layar ke hampir seluruh sekolah.
"Target saya adalah pada akhir masa jabatan saya sebagai Presiden, semua ruang kelas di semua sekolah di Indonesia akan memiliki layar interaktif ini, di mana seluruh silabus sekolah kita terdapat di dalam perangkat lunak tersebut, dan dapat diakses kapan saja," ujar Prabowo, di Washington DC, Kamis (19/2/2026).
Baca Juga: Di Forum Pengusaha AS, Prabowo: Indonesia Negara Kompetitif dan Menarik untuk Investasi
Menurutnya, digitalisasi ini memungkinkan pembelajaran jarak jauh sehingga sekolah di wilayah terpencil tetap memperoleh akses pendidikan terbaik. Kepala Negara turut menyebut bahwa transformasi ini sebagai digitalisasi pendidikan Indonesia yang dijalankan secara serius dan terukur.
"Saya sangat terkesan karena dengan sangat cepat anak-anak, orang tua, dan guru semuanya antusias terhadap program ini. Dan ini benar-benar menghangatkan hati saya melihat hasil baik dari program ini," lanjutnya.
Di bidang ekonomi, Presiden mengungkapkan pembentukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk mengonsolidasikan seluruh aset milik negara. Melalui Danantara, pemerintah tengah mempercepat hilirisasi industri dengan memulai 18 proyek hilirisasi pada tahun ini, serta proyek pengolahan sampah menjadi energi senilai USD3 miliar.
"Kami bergerak sangat cepat di semua sektor ini dan saya pikir bagi perusahaan-perusahaan Amerika, Indonesia tidak hanya akan menjadi pasar yang menarik, tetapi kami juga berharap Indonesia akan digunakan sebagai basis produksi dan dapat dipandang sebagai mitra strategis yang baik untuk kawasan ini," kata Presiden.
Baca Juga: Prabowo Saksikan Penandatanganan 11 MoU Pelaku Usaha RI-AS Senilai USD38,4 Miliar
Lebih lanjut, Presiden menegaskan komitmen Indonesia terhadap keterbukaan, peningkatan infrastruktur dan logistik, penguatan konektivitas rantai pasok, serta transisi energi yang pragmatis.
"Kami akan bergerak dengan kecepatan yang disesuaikan dengan kapasitas kami. Kami mengejar proyek-proyek yang harus layak secara ekonomi, yang harus dapat dibiayai bank dan mampu memberikan pengembalian jangka panjang," tandasnya.
Paparan tersebut menegaskan arah baru pembangunan Indonesia yaitu transformasi yang cepat namun terukur, modern namun inklusif, membangun negara yang kuat secara teknologi, berdaulat secara ekonomi, dan siap menjadi pusat pertumbuhan baru dunia menuju Indonesia Emas 2045.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







