Perlindungan Anak di Era Digital Dimulai dari Keluarga

AKURAT.CO Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK, Woro Srihastuti Sulistyaningrum, menegaskan, penguatan peran keluarga menjadi fondasi utama dalam melindungi anak dari berbagai risiko di ruang digital.
Menurutnya, masifnya penggunaan internet oleh anak tidak dapat dihindari.
Namun, kondisi tersebut harus diimbangi dengan pendampingan yang kuat dari keluarga sebagai lingkungan pertama dan terdekat dalam kehidupan anak.
“Keluarga menentukan bagaimana anak mengenal, menggunakan, dan bersikap di ruang digital. Ruang digital yang aman harus mampu mewujudkan anak yang berdaya, orang dewasa yang paham, komunitas yang peduli, dan sistem yang bertanggung jawab,” ujar Woro, yang akrab disapa Lisa, dalam peringatan Safer Internet Day 2026 melalui kegiatan FutureFam Summit di Taman Ismail Marzuki, Sabtu (14/2/2026).
Ia menyoroti berbagai ancaman di ruang digital, mulai dari paparan konten berisiko hingga praktik kekerasan dan eksploitasi anak.
Karena itu, keterlibatan aktif orang tua dalam pengasuhan digital menjadi kebutuhan mendesak.
Namun, ia mengakui masih banyak orang tua yang belum memiliki bekal literasi digital memadai untuk mendampingi anak secara efektif.
Baca Juga: Pemberdayaan Desa Jadi Kunci Capai Target Pertumbuhan Ekonomi
Melalui FutureFam Summit, Kemenko PMK mendorong penguatan kapasitas keluarga agar lebih siap menghadapi tantangan pengasuhan di era digital.
Forum ini menjadi ruang kolaboratif bagi orang tua untuk meningkatkan pemahaman, berbagi pengalaman, serta membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya perlindungan anak di ruang daring.
“Dengan semangat kolaborasi, saya menyatakan dukungan penuh Kemenko PMK terhadap inisiatif ini,” kata Woro.
Ia menegaskan, perlindungan anak di ruang digital tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus terintegrasi dengan agenda pembangunan keluarga secara menyeluruh.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan Asta Mantra Menko PMK, sejalan dengan peluncuran program 1 Jam Berkualitas Bersama Keluarga serta inisiatif Gerakan Ramadan Ramah Anak yang diluncurkan pada 10 Februari 2026.
“Jika keluarga kuat, anak terlindungi. Jika anak terlindungi, masa depan bangsa terjaga,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








