Komnas Perempuan Desak RUU PPRT Bisa Disahkan dalam Satu Masa Sidang DPR

AKURAT.CO Ketua Komnas Perempuan, Maria Ulfah Anshor, mendesak DPR RI untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT). Dia berharap, pembahasan RUU tersebut bisa dirampungkan dalam satu masa sidang DPR.
"Mudah-mudahan harapannya tidak sampai lebih dari satu masa sidang bisa disahkan (RUU PPRT)," kata Maria dalam RDPU bersama Baleg DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, pekerja rumah tangga selama ini memainkan peran penting dalam menopang ekonomi keluarga dan memungkinkan anggota keluarga lain berpartisipasi dalam dunia kerja. Namun, kontribusi tersebut kerap tidak diakui secara ekonomi karena dianggap sebagai peran domestik alami.
Baca Juga: Rieke Diah Kritik Pembahasan RUU PPRT Harus Menunggu 22 Tahun: Ini Tidak Etis
"PRT merupakan bagian esensial ekonomi perawatan yang menopang partisipasi kerja keluarga lain, namun sering dianggap sebagai peran alamiah sehingga tidak diakui nilai ekonominya. Ini yang kita sebut sebagai bias gender," ujarnya.
Dia menegaskan, pengesahan RUU PPRT menjadi langkah penting untuk mengakui kerja perawatan sebagai pekerjaan yang memiliki nilai ekonomi serta memberikan perlindungan hukum yang lebih adil bagi para pekerja rumah tangga.
Selain itu, regulasi tersebut juga dinilai penting untuk mendorong pengembangan sektor care economy di Indonesia.
"Pengesahan RUU PPRT menjadi penting untuk mengakui kerja perawatan sebagai pekerjaan bernilai ekonomi, menyediakan perlindungan kerja yang adil dan spesifik, dan mendukung pengembangan sektor care economy nasional," tutup Maria.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







