Lagu “Mudik Tertib Ojo Kesusu” dari Kakorlantas Tuai Apresiasi, Pemudik Diingatkan Utamakan Keselamatan

AKURAT.CO Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengkampanyekan keselamatan mudik Lebaran melalui lagu berjudul “Mudik Tertib Ojo Kesusu”.
Lagu ini menjadi bagian dari sosialisasi kepada masyarakat agar tidak tergesa-gesa saat berkendara dan tetap tertib berlalu lintas.
Melalui lagu tersebut, Kakorlantas ingin mengingatkan bahwa keamanan perjalanan tidak hanya penting saat berangkat mudik, tetapi juga ketika kembali ke kota asal.
Sejumlah masyarakat pun mengapresiasi cara sosialisasi keselamatan berkendara yang dilakukan Polri menjelang mudik Lebaran 2026.
Apalagi, lonjakan arus mudik tahun ini diproyeksikan mencapai sekitar 3,5 juta kendaraan keluar dari Jakarta.
Wina (35), warga Kalibata, Jakarta Selatan, menyambut baik kampanye keselamatan melalui lagu tersebut.
Ia menilai pesan agar pengendara tidak tergesa-gesa sangat relevan bagi para pemudik, termasuk dirinya yang berencana mudik ke Solo menggunakan mobil.
“Menurut saya lagunya bagus sekali, easy listening jadi gampang diingat. Di dalam liriknya juga ada imbauan bahwa keselamatan selama perjalanan adalah prioritas utama,” ujar Wina.
Baca Juga: China Kembangkan Robot Perang, Drone Otonom hingga AI Propaganda untuk Modernisasi Militer
Apresiasi serupa disampaikan Brendy (30), seorang pekerja swasta yang berencana mudik ke Surabaya bersama keluarga menggunakan mobil. Menurutnya, lagu kampanye keselamatan tersebut memiliki pesan kuat sekaligus mudah diingat.
“Lagunya enak didengar dan mudah dihafal. Cocok menemani perjalanan mudik. Yang paling saya ingat lirik ‘Ojo Kesusu’. Pesannya kuat, kita harus sabar dan fokus pada keselamatan,” kata Brendy.
Ia menambahkan, imbauan tersebut sangat relevan bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan jauh ke kampung halaman saat Lebaran.
Sementara itu, Windi (27), warga Taman Sari, Jakarta Barat, menilai kampanye keselamatan mudik melalui lagu merupakan langkah yang tepat.
Menurutnya, banyak pengendara yang sering terburu-buru saat mudik, padahal perjalanan jauh membutuhkan kehati-hatian agar semua orang bisa sampai tujuan dengan selamat.
“Lagunya enak untuk menemani perjalanan mudik dan tidak bikin ngantuk. Dengan adanya lagu, masyarakat jadi lebih mudah mengingat imbauan dari polisi,” ujar Windi yang akan mudik ke Purwokerto.
Hal senada juga disampaikan Udin (35), warga Pinang Ranti, Jakarta Timur.
Ia mengaku senang dengan adanya lagu kampanye keselamatan mudik tersebut karena dapat meningkatkan kesadaran pengendara untuk tertib berlalu lintas.
“Lagunya bikin semangat untuk mudik dan bertemu keluarga. Liriknya juga mengingatkan agar kita tetap mengutamakan keselamatan, menghargai pengendara lain, dan tidak terburu-buru supaya sampai di kampung halaman dengan aman,” kata Udin yang akan mudik ke Majalengka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









