Hari Perempuan Internasional: Pendidikan Kunci Kekuatan Perempuan

AKURAT.CO Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menegaskan, pendidikan merupakan fondasi utama dalam memperkuat peran perempuan dalam pembangunan bangsa.
Hetifah menyampaikan bahwa tahun ini Hari Perempuan Internasional mengusung tema “Give to Gain”, yang menekankan pentingnya saling memberi dukungan, kesempatan, dan sumber daya bagi perempuan agar tercipta kemajuan bersama.
Tema tersebut juga sejalan dengan kampanye global untuk memastikan hak, keadilan, serta tindakan nyata bagi perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia.
Menurutnya, perempuan Indonesia telah menunjukkan kontribusi besar di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ilmu pengetahuan, kebudayaan, hingga kepemimpinan publik.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi, seperti kesenjangan akses pendidikan, literasi digital, serta kesempatan pengembangan kapasitas.
“Perempuan yang berpendidikan bukan hanya menguatkan dirinya sendiri, tetapi juga memperkuat keluarga, masyarakat, dan masa depan bangsa. Karena itu, investasi pada pendidikan perempuan merupakan investasi strategis bagi kemajuan Indonesia,” ujar Hetifah dalam keterangannya, Minggu (8/3/2026).
Ia menilai peningkatan kualitas pendidikan yang inklusif dan berkeadilan menjadi kunci agar perempuan dan anak perempuan memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang.
Baca Juga: Mendagri Larang Kepala Daerah ke Luar Negeri saat Libur Lebaran
Karena itu, Komisi X DPR RI terus mendorong kebijakan pendidikan yang memberikan ruang lebih luas bagi perempuan untuk berprestasi, berinovasi, serta berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Selain itu, Hetifah juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, dunia pendidikan, masyarakat, maupun sektor swasta, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung pemberdayaan perempuan.
Upaya tersebut dapat dilakukan melalui penguatan literasi, pengembangan keterampilan, serta perlindungan perempuan dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi.
“Semangat Hari Perempuan Internasional mengingatkan kita bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai ketika perempuan mendapatkan kesempatan yang adil untuk belajar, berkarya, dan memimpin,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







