Prabowo: Dunia Penuh Konflik, Indonesia Harus Tetap di Jalur Bebas Aktif dan Hidup Rukun

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa situasi dunia saat ini tengah diliputi oleh dinamika global yang berbahaya akibat berbagai konflik yang terjadi di sejumlah kawasan.
Di tengah kondisi tersebut, Indonesia dinilai harus tetap konsisten berada pada jalur politik luar negeri bebas aktif serta menjaga persatuan di dalam negeri.
Saat ini, konflik bersenjata terjadi di berbagai belahan dunia, mulai dari Eropa hingga kawasan Timur Tengah. Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa stabilitas global sedang menghadapi tantangan serius.
Baca Juga: 8 Mata Uang Asia Melemah terhadap Dolar AS di Tengah Konflik Global, Ada Rupiah?
"Dunia kita sekarang penuh dengan dinamika yang berbahaya. Di mana-mana meletus perang, hampir di semua kawasan di dunia, terutama di kawasan Timur Tengah," ujar Prabowo dalam acara peresmian jembatan Bailey dan Armco melalui virtual, Senin (9/3/2026).
Dia mencontohkan konflik besar yang terjadi di Eropa, yakni di Ukraina, yang hingga kini masih berlangsung dan berdampak luas terhadap situasi internasional.
Selain itu, ketegangan juga meningkat di kawasan Timur Tengah yang turut mempengaruhi stabilitas global, khusunya pasca meletusnya konflik antara Iran dengan koalisi Amerika Serikat-Israel.
Menurutnya, meskipun Indonesia secara geografis berada jauh dari wilayah konflik, perkembangan dunia saat ini membuat setiap peristiwa di satu kawasan dapat berdampak pada kawasan lain.
"Walaupun kita berada secara geografis jauh dari tempat itu, tapi bumi kita sudah menjadi sesungguhnya kecil. Apa yang terjadi di satu kawasan akan mempengaruhi kawasan-kawasan lain," katanya.
Dalam menghadapi dinamika global tersebut, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tetap berada pada jalur politik luar negeri yang konsisten, yakni tidak memihak pada blok kekuatan mana pun. Sikap politik luar negeri bebas aktif dan non-blok, menjadi prinsip yang selama ini dijaga oleh Indonesia.
Baca Juga: Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Minyak, Brent Tembus USD111 per Barel
"Kita berada dalam jalur yang sudah benar. Kita berada di jalur tidak memihak. Kita selalu berada di jalur bebas aktif, non-blok. Kita tidak ingin ikut blok ke mana pun. Kita menghormati semua kekuatan, kita menghormati semua negara," jelasnya.
Selain itu, Prabowo juga menekankan bahwa prinsip menghormati keberagaman tidak hanya berlaku di dalam negeri, tetapi juga dalam hubungan Indonesia dengan negara lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





