Polri Siapkan One Way dan Contraflow Selama Mudik Lebaran 2026

AKURAT.CO Polri menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan selama arus mudik dan balik pada perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Rekayasa lalu lintas menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, yang dilaksanakan selama 13 hari.
"Pos-pos pengamanan dan pelayanan didirikan di berbagai titik strategis untuk memberikan bantuan kepada para pemudik," kata Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Karyoto, dalam rapat bersama Komisi III DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Karyoto menjelaskan, selain mendirikan pos pengamanan, Polri juga akan menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di jalur utama mudik. Seperti sistem one-way, contraflow, dan pembatasan kendaraan berat juga diterapkan untuk mengurangi kemacetan.
Baca Juga: Jelang WFA dan Mudik Lebaran, Nusron: Layanan Pertanahan Tetap Buka
Pengamanan juga dilakukan di berbagai titik keramaian yang biasanya meningkat menjelang Lebaran, seperti pusat perbelanjaan, tempat ibadah, hingga lokasi wisata.
"Operasi Ketupat juga berfokus pada keselamatan pemudik dengan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan pengemudi, memastikan penerapan protokol keselamatan serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya berkendara dengan aman," kata Karyoto.
Selain pengaturan lalu lintas, Polri juga mengamankan berbagai aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Lebaran.
"Seperti ibadah, buka puasa bersama, ngabuburit, tradisi masyarakat membangunkan orang sahur dengan peralatan musik dan petasan, belanja keperluan lebaran, takbir keliling, pembagian zakat, arus mudik balik, wisata, dan kegiatan halal bihalal," ujarnya.
Karyoto menambahkan, tujuan utama Operasi Ketupat adalah memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman serta menekan angka kecelakaan lalu lintas. Selain itu, operasi tersebut juga ditargetkan mampu meningkatkan keselamatan lalu lintas selama periode mudik.
"Terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas juga menjadi maksud dalam pelaksana Operasi Ketupat tahun 2026 dengan menurunkan jumlah pelanggaran dan laka lantas serta fatalitas korban lalu lintas," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







