Akurat
Pemprov Sumsel

Keamanan Jemaah Jadi Prioritas, Keputusan Keberangkatan Haji Tunggu Perkembangan Situasi

Ayu Rachmaningtyas | 11 Maret 2026, 23:12 WIB
Keamanan Jemaah Jadi Prioritas, Keputusan Keberangkatan Haji Tunggu Perkembangan Situasi
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf.

AKURAT.CO Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan pemerintah menempatkan faktor keamanan dan keselamatan jemaah sebagai pertimbangan utama dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Hingga saat ini, persiapan keberangkatan jemaah haji Indonesia masih berjalan sesuai jadwal sambil menunggu perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah.

Irfan mengungkapkan, dirinya telah bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto untuk membahas perkembangan penyelenggaraan ibadah haji.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan bahwa keselamatan jemaah harus menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan.

“Pak Presiden pada intinya menyampaikan bahwa pertimbangan utama adalah keamanan dan keselamatan jemaah haji. Itu yang harus kita utamakan,” ujar Irfan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan hingga saat ini pemerintah belum mengambil keputusan terkait kemungkinan perubahan jadwal atau keberangkatan jemaah haji.

Keputusan tersebut akan ditentukan oleh Presiden setelah melihat perkembangan situasi di lapangan.

“Berangkat atau tidak nanti yang memutuskan Presiden, dengan pertimbangan utama keamanan dan keselamatan jemaah,” katanya.

Menurut Irfan, pemerintah terus memantau situasi di kawasan Timur Tengah dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri.

“Keputusan nantinya diambil berdasarkan perkembangan situasi serta masukan dari Kementerian Luar Negeri dan instansi terkait lainnya,” jelasnya.

Meski demikian, ia memastikan seluruh persiapan penyelenggaraan haji masih berjalan sesuai rencana.

Baca Juga: Jalan Pantura Jadi Perhatian, Pemerintah Pastikan Jalur Mudik Siap Dilalui

Pemerintah Arab Saudi juga terus berkomunikasi dengan Indonesia terkait kesiapan layanan bagi jemaah.

“Sampai hari ini kita asumsikan semuanya berjalan baik. Kementerian Haji Arab Saudi juga menyampaikan bahwa persiapan di sana berjalan dengan baik,” ujarnya.

Irfan menambahkan pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah skenario cadangan untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan situasi.

Namun ia tidak merinci skenario tersebut kepada publik agar tidak menimbulkan kekhawatiran di kalangan calon jemaah.

“Tentu ada berbagai rencana yang sudah kami siapkan dan juga sudah kami sampaikan kepada DPR,” katanya.

Terkait pengelolaan dana haji, Irfan memastikan dana yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di dalam negeri dalam kondisi aman.

Jika nantinya terjadi perubahan kebijakan, pemerintah akan membahas langkah selanjutnya bersama DPR.

“Dana BPKH yang berada di dalam negeri tetap aman karena dikelola di Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menyebut kemungkinan mekanisme pengembalian dana atau refund akan dibahas lebih lanjut melalui proses negosiasi jika diperlukan.

Namun pemerintah berharap situasi segera membaik sehingga penyelenggaraan ibadah haji dapat berjalan sesuai rencana.

“Hari ini semuanya masih berjalan sesuai jadwal, belum ada perubahan. Mudah-mudahan semuanya tetap berjalan baik sampai hari H,” tegas Irfan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.