Akurat
Pemprov Sumsel

Pegadaian Berangkatkan 500 Pemudik Lewat Program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026

Siti Nur Azzura | 16 Maret 2026, 12:50 WIB
Pegadaian Berangkatkan 500 Pemudik Lewat Program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026
Pegadaian gelar Program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026

AKURAT.CO PT Pegadaian melalui Kantor Wilayah (Kanwil) VIII Jakarta 1 memberangkatkan ratusan peserta mudik gratis, melalui program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026 menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Program ini menjadi bagian dari dukungan Pegadaian terhadap program Mudik Gratis BUMN.

Program ini merupakan wujud komitmen Pegadaian, dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dengan menyediakan fasilitas mudik yang aman, nyaman, dan terorganisir bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.

Sebanyak 500 pemudik diberangkatkan menggunakan armada bus menuju sejumlah kota di Pulau Jawa, seperti Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Madiun, dan Purwokerto. Prosesi pelepasan dilakukan di Kantor Pegadaian Area Kebon Nanas, Jakarta Timur.

Baca Juga: Cara Dapat Diskon Tarif Tol Lebaran 2026: Potongan 30 Persen untuk Mudik dan Arus Balik

Direktur Jaringan dan Operasi Pegadaian Eka Pebriansyah mengatakan program mudik bersama ini diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman sekaligus membawa harapan baru bagi para peserta yang pulang ke kampung halaman.

"Harapan kita mudiknya aman, selamat sampai tujuan, dan membawa kebahagiaan bagi Bapak Ibu semua yang bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman," ujar Eka, Senin (16/3/2026).

Dia menjelaskan, secara nasional Pegadaian menyiapkan 84 armada transportasi untuk program mudik tahun ini. Armada tersebut terdiri dari 78 bus, lima kapal laut, serta fasilitas perjalanan kereta api yang melayani berbagai wilayah tujuan.

"Moda transportasi yang digunakan tidak hanya bus, tetapi juga kapal laut dan kereta api. Program ini melayani perjalanan ke berbagai daerah di Sumatera, Jawa, Kalimantan hingga Sulawesi," katanya.

Program mudik bersama Pegadaian difokuskan pada perjalanan menuju kampung halaman. Sementara untuk perjalanan kembali ke kota asal tidak disediakan, karena waktu kepulangan para pemudik biasanya berbeda-beda.

"Kalau berangkat bisa bersama-sama, tapi kalau pulang waktunya berbeda-beda. Ada yang kembali H+7, ada juga yang dua minggu bahkan sebulan setelah Lebaran," jelasnya.

Baca Juga: Fraksi PKS DPRD Jakarta Ingatkan Peserta Mudik Gratis Harus Masyarakat yang Membutuhkan

Sementara itu, Camat Jatinegara, Endang Kartika, mengapresiasi kegiatan mudik gratis yang secara rutin digelar Pegadaian. Dia menilai program tersebut membantu masyarakat, khususnya nasabah Pegadaian, untuk pulang kampung dengan aman dan nyaman.

"Kegiatan ini sudah beberapa tahun berjalan dengan baik. Kami melihat masyarakat merasa terbantu dan sampai saat ini tidak ada kendala maupun komplain dari peserta," ujarnya.

Dia juga berharap, seluruh peserta mudik dapat menjalani perjalanan dengan lancar hingga tiba di kampung halaman masing-masing. Pengamanan dan pengawasan kegiatan juga melibatkan aparat kepolisian setempat.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.