Akurat
Pemprov Sumsel

Prabowo: Indonesia Tak Bisa Jadi Bagian dari Aliansi Militer Manapun

Moehamad Dheny Permana | 16 Maret 2026, 17:27 WIB
Prabowo: Indonesia Tak Bisa Jadi Bagian dari Aliansi Militer Manapun
Presiden Prabowo Subianto

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa Indonesia secara konsisten menjalankan prinsip politik luar negeri bebas aktif. Sesuai Undang-Undang Dasar 1945, Indonesia tidak akan memihak blok kekuatan mana pun dan aktif menciptakan perdamaian dunia.

"Kami tidak bisa menjadi bagian dari aliansi militer mana pun," kata Prabowo dalam wawancara eksklusif dengan Bloomberg yang terbit dengan judul "Prabowo Open to Breach Indonesia Deficit Cap Only During Crisis", dikutip Senin (16/3/2026).

Dia juga menekankan bahwa Indonesia berdiri di atas kaki sendiri, tidak bergantung pada kekuatan negara lain. Oleh karena itu, Indonesia terus membangun pertahanan yang kuat.

Baca Juga: Prabowo: Batas Defisit 3 Persen Tetap Dijaga, Hanya Bisa Dilanggar Saat Krisis

"Ketika sesuatu terjadi, kita tidak bisa bergantung pada siapa pun," tegasnya.

Dia menambahkan, Indonesia menjaga hubungan baik dengan semua negara tetangga dan memiliki postur militer yang bersifat defensif.

Terkait keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) bentukan Amerika Serikat (AS), Prabowo kembali menjelaskan bahwa tujuan Indonesia adalah kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara (two-state solution).

"Jika kami berada di dalamnya (BoP), kami masih bisa memengaruhi dan bekerja menuju solusi jangka panjang, yang menurut kami adalah Palestina merdeka, solusi dua negara," Prabowo menerangkan.

Baca Juga: Jeritan Keadilan dari Balik Sel: Surat Terbuka Nikita Mirzani untuk Presiden Prabowo

Namun rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza saat ini ditunda. Semua pembahasan terkait BoP sedang ditangguhkan (on hold), karena meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah.

Untuk penyelesaian konflik AS-Iran, Prabowo telah mengajukan diri sebagai mediator. Konflik ini telah menciptakan ketidakpastian dan gejolak bagi semua negara di dunia.

Menurutnya, semua pihak harus bersedia berdialog untuk mengakhiri konflik. "Saran saya selalu mencari opsi damai," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.