Akurat
Pemprov Sumsel

Komisi X DPR Dukung Kebijakan Pemangkasan Anggaran, Kecuali Dana Pendidikan

Putri Dinda Permata Sari | 17 Maret 2026, 22:19 WIB
Komisi X DPR Dukung Kebijakan Pemangkasan Anggaran, Kecuali Dana Pendidikan
Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani

AKURAT.CO Komisi X DPR RI mendukung rencana pemerintah melakukan efisiensi anggaran, sebagai salah satu langkah strategis dalam menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026. Meski demikian, kebijakan ini jangan sampai berdampak ke anggaran pendidikan.

Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, menilai upaya efisiensi anggaran merupakan langkah yang tepat dan rasional guna menjaga stabilitas fiskal negara. Pemerintah perlu mengambil langkah antisipatif untuk memastikan ruang fiskal tetap terjaga, sehingga berbagai program prioritas nasional dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

"Dalam situasi tekanan ekonomi global seperti saat ini, efisiensi anggaran menjadi langkah yang tidak terhindarkan. Ini penting untuk menjaga kesehatan fiskal dan memastikan defisit APBN tetap terkendali," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2026).

Baca Juga: BGN Libatkan Kejagung Awasi Ketat Penggunaan Anggaran MBG

Meski demikian, dia mengingatkan agar kebijakan efisiensi tersebut dilakukan secara cermat, terukur, dan selektif, dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap sektor-sektor strategis, terutama sektor pendidikan.

Lalu menegaskan bahwa anggaran pendidikan tidak seharusnya menjadi sasaran pemangkasan, karena memiliki dampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia.

"Pendidikan adalah investasi jangka panjang bangsa. Jika anggaran pendidikan dipangkas, maka dampaknya akan langsung dirasakan dalam proses pembelajaran, mulai dari keterbatasan fasilitas, berkurangnya program peningkatan kompetensi guru, hingga terganggunya berbagai program strategis pendidikan," tegasnya.

Dia juga mengungkapkan kekhawatiran bahwa pengurangan anggaran pendidikan dapat berimplikasi pada menurunnya kualitas layanan pendidikan di berbagai daerah, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses dan sarana prasarana. 

"Kondisi tersebut berpotensi memperlebar kesenjangan pendidikan antarwilayah," tuturnya.

Dia menekankan pentingnya menjaga amanat konstitusi terkait alokasi anggaran pendidikan, serta memastikan bahwa setiap kebijakan fiskal tetap berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Baca Juga: Konflik Global Kian Memanas, Pemerintah Siapkan Efisiensi Anggaran APBN

Sebagai bentuk komitmen pengawasan, Lalu Hadrian menyampaikan bahwa Komisi X DPR RI akan segera melakukan pembahasan secara intensif dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

"Pembahasan ini bertujuan untuk mengkaji secara menyeluruh rencana efisiensi anggaran, sekaligus memastikan bahwa sektor pendidikan tidak terdampak secara signifikan," jelasnya.

"Komisi X akan mendalami rencana efisiensi ini bersama mitra kerja kami. Kami ingin memastikan bahwa kebijakan efisiensi tidak mengorbankan kualitas pendidikan dan tetap menjamin keberlanjutan berbagai program pendidikan," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.