Akurat
Pemprov Sumsel

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Percepatan Pengolahan Sampah Jadi Energi

Moehamad Dheny Permana | 25 Maret 2026, 22:35 WIB
Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Percepatan Pengolahan Sampah Jadi Energi
Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang. (Biro Pers Setpres)

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, Rabu (25/3/2026).

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah percepatan program pengolahan sampah menjadi energi atau waste to energy (WTE).

Dalam rapat tersebut, Kepala Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, melaporkan perkembangan proyek WTE yang ditargetkan berjalan di sejumlah kota besar dengan tingkat kepadatan tinggi, seperti DKI Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Medan dan Bali.

“Kepala Danantara Bapak Rosan Roeslani melaporkan perkembangan program Waste To Energy (WTE) atau program pengelolaan Sampah menjadi Energi di seluruh Indonesia, khususnya yang berada di kota-kota besar dan padat penduduk seperti DKI Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Bali, dan kota lainnya di Indonesia,” kata Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.

Ia menyampaikan, Presiden menaruh perhatian serius terhadap persoalan sampah yang selama ini belum tertangani secara optimal di berbagai daerah.

Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, Polri Mulai Setop Sistem One Way Nasional

Prabowo, kata Teddy, meminta agar pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret untuk membersihkan dan mengelola sampah secara lebih sistematis.

Tak hanya itu, ia juga mendorong agar limbah tersebut dimanfaatkan sebagai sumber energi, terutama untuk pembangkit listrik.

Sejumlah menteri turut hadir dalam rapat tersebut, di antaranya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Di sisi lain, proyek WTE yang digarap Danantara mulai memasuki tahap penting. Dua perusahaan asal China, yakni Wangneng Environment Co., Ltd dan Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd, telah ditunjuk sebagai investor untuk pengembangan fasilitas di Bekasi dan Denpasar.

Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, menyebut pemilihan investor tersebut telah melalui proses seleksi ketat sesuai regulasi yang berlaku.

Ia menegaskan proyek ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pengelolaan sampah dilakukan secara modern, aman, dan berkelanjutan.

Dengan dorongan langsung dari Presiden, proyek waste to energy diharapkan tidak hanya mengatasi persoalan sampah di kota-kota besar, tetapi juga menjadi solusi energi alternatif yang berdampak jangka panjang bagi Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.