Dasco Kecam Serangan ke Lebanon yang Menewaskan Praka Farizal

AKURAT.CO Duka mendalam menyelimuti Indonesia setelah gugurnya prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon, saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon.
Prajurit dari Batalyon Infanteri 113 Jaya Sakti Kodam Iskandar Muda tersebut meninggal dunia dalam insiden serangan di wilayah penugasan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan.
Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai pihak, salah satunya dari Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.
Melalui akun media sosialnya, @sufmi_dasco, ia menyampaikan duka cita sekaligus penghormatan kepada almarhum.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita atas meninggalnya prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon,” tulisnya, Senin (30/3/2026).
Dasco menilai almarhum sebagai sosok prajurit sejati yang telah mengabdikan hidupnya untuk bangsa dan negara dengan penuh dedikasi dan tanpa pamrih.
Tak hanya itu, ia juga mengecam keras insiden yang menewaskan prajurit Indonesia tersebut.
“Saya turut mengecam keras serangan yang menewaskan Praka Farizal. Insiden ini membahayakan keselamatan pasukan penjaga perdamaian PBB di wilayah konflik,” tegasnya.
Ia berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.
TNI: Insiden Terjadi di Tengah Eskalasi Konflik
Sebelumnya, Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menyampaikan duka cita resmi atas gugurnya prajurit tersebut.
Baca Juga: Yellow Run 2026 Siap Digelar di GBK, Targetkan 10 Ribu Pelari dan Total Hadiah Rp1 Miliar
Insiden terjadi di tengah meningkatnya eskalasi keamanan di Lebanon Selatan pada Minggu (29/3/2026).
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Donny Pramono, menjelaskan bahwa kejadian menimpa prajurit yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL.
“Berdasarkan laporan dari lapangan, insiden tersebut terjadi di tengah situasi yang tidak kondusif akibat konflik yang masih berlangsung,” ujarnya.
Dalam peristiwa tersebut, Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur.
Sementara itu, Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, dan dua prajurit lainnya, Praka Bayu Prakoso serta Praka Arif Kurniawan, mengalami luka ringan.
Para korban luka saat ini telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan UNIFIL.
Hingga saat ini, penyebab pasti serangan masih dalam proses investigasi oleh pihak UNIFIL.
Insiden terjadi di tengah situasi saling serang di wilayah konflik yang meningkatkan risiko bagi pasukan penjaga perdamaian.
Peristiwa ini kembali menjadi sorotan terkait keselamatan pasukan perdamaian dunia yang bertugas di wilayah konflik aktif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini











