Akurat
Pemprov Sumsel

Prabowo Anggap Korea Selatan Sahabat Dekat Indonesia: Kita Punya Peran Saling Melengkapi

Moehamad Dheny Permana | 1 April 2026, 14:02 WIB
Prabowo Anggap Korea Selatan Sahabat Dekat Indonesia: Kita Punya Peran Saling Melengkapi
Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung. (Biro Pers Setpres)

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, di Istana Cheong Wa Dae (Blue House), Rabu (1/4/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kedua negara di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kunjungan perdananya ke Korea Selatan memiliki arti strategis, sekaligus mencerminkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kemitraan yang telah terjalin erat selama ini.

"Bagi saya, kunjungan kenegaraan pertama ini sangat penting. Saya menganggap Korea sebagai sahabat dekat Indonesia dan saya ingin meningkatkan kerja sama ini," ujarnya.

Presiden Prabowo juga menyoroti bahwa hubungan jangka panjang antarnegara tidak terlepas dari dinamika, termasuk potensi perbedaan pandangan. Namun demikian, keterbukaan dan kejujuran menjadi kunci dalam menjaga hubungan yang konstruktif.

Baca Juga: Prabowo Dialog dengan 13 Pimpinan Perusahaan Ternama Jepang, Dorong Perluasan Investasi

Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia dan Korea Selatan memiliki kepentingan bersama yang kuat, khususnya sebagai negara di kawasan Pasifik dan sebagai negara dengan orientasi perdagangan.

Menurutnya, kedua negara memiliki potensi saling melengkapi dalam berbagai sektor strategis.

"Kita berdua adalah negara di Pasifik. Kita berdua adalah negara perdagangan. Kita membutuhkan hubungan yang baik untuk kesejahteraan ekonomi kedua negara kita, dan mungkin kita memiliki peran yang saling melengkapi," jelas Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menilai kemajuan pesat Korea Selatan di bidang industri, sains, dan teknologi dapat bersinergi dengan kekuatan Indonesia yang memiliki sumber daya alam melimpah serta pasar yang besar.

Selain aspek ekonomi, juga menekankan pentingnya kerja sama dalam menjaga stabilitas dan perdamaian, terutama di tengah ketidakpastian global yang meningkat.

Baca Juga: Prabowo Beri Penghormatan untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

"Kunjungan kenegaraan saya ke sini berlangsung di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian dan bahaya. Oleh karena itu, hubungan antarnegara seperti Indonesia dan Korea Selatan menjadi semakin penting," kata Presiden Prabowo.

Dalam konteks tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan harapannya untuk meningkatkan hubungan kemitraan strategis khusus antara Indonesia dan Korea Selatan menjadi kemitraan yang lebih komprehensif.

Ia pun mendorong agar para menteri dari kedua negara segera bekerja untuk merealisasikan peningkatan kerja sama tersebut.

"Marilah kita meminta para menteri kita untuk berupaya mewujudkan peran yang lebih tinggi ini," kata Presiden Prabowo.

Dari Blue House, pesan itu jelas bahwa Indonesia dan Korea Selatan tidak hanya mempererat persahabatan tetapi sedang membangun hubungan strategis masa depan, yang menentukan arah ekonomi, stabilitas, dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik.

Baca Juga: Prabowo Perkuat Hubungan Indonesia-Jepang: Fokus pada Ekonomi, Energi dan Investasi

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.