Akurat
Pemprov Sumsel

2.000 ASN Masuk Program Komcad, Siap Jalani Pelatihan di 6 Lembaga Pendidikan

Ayu Rachmaningtyas | 8 April 2026, 20:33 WIB
2.000 ASN Masuk Program Komcad, Siap Jalani Pelatihan di 6 Lembaga Pendidikan
Ilustrasi ASN.

AKURAT.CO Kementerian Pertahanan (Kemhan) akan melepas sekitar 2.000 aparatur sipil negara (ASN) untuk mengikuti pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) sebagai bagian dari tahapan lanjutan program tersebut.

Kegiatan pelepasan dijadwalkan berlangsung di Monas, Jakarta, pada Senin, 13 April 2026.

Kepala Pusat Komponen Cadangan (Kapus Komcad) Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kemhan, Brigjen TNI Hengki Yuda, mengatakan para peserta akan dikumpulkan terlebih dahulu sebelum diberangkatkan ke sejumlah lembaga pendidikan (Lemdik) yang telah ditentukan.

“Pada 13 April di Monas, kami akan mengumpulkan sekitar 2.000 ASN untuk diberangkatkan ke Lemdik guna mengikuti program Komcad,” ujar Hengki di Kantor Kemhan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, terdapat enam Lemdik yang telah disiapkan untuk pelaksanaan pelatihan gelombang pertama, yakni Rindam Jaya, Pasmar 1 Cilandak, Wingdik 500 Atang Sanjaya, Pusdikkes Kramat Jati, Puskom Bela Negara Rumpin, serta Halim Perdanakusuma.

Di Lemdik tersebut, para peserta akan menjalani serangkaian tahapan awal berupa pendataan kondisi fisik dan nonfisik, bukan sekadar tes.

“Pendataan meliputi kondisi jasmani, kebugaran, psikologi, serta mental ideologi peserta,” jelasnya.

Baca Juga: Pelatihan Komcad 2026 Berbeda, Peserta Gunakan Tiga Jenis Seragam

Hengki menegaskan, pendataan ini penting sebagai dasar dalam menentukan metode dan pola pelatihan yang sesuai bagi setiap peserta.

“Dari hasil pendataan, kami bisa menentukan pendekatan pelatihan yang tepat, termasuk jika ada catatan khusus yang memerlukan penanganan tertentu,” ujarnya.

Selanjutnya, para ASN akan mengikuti pelatihan selama sekitar satu hingga satu setengah bulan.

Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar kemiliteran, serta penguatan kapasitas seperti kepemimpinan, kedisiplinan, dan kemampuan pemecahan masalah.

Program Komcad bagi ASN ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kekuatan sipil dan militer, sekaligus menanamkan wawasan kebangsaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan demikian, ASN tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga ketahanan ideologis dalam menjaga keutuhan negara.

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan gelombang pertama dengan jumlah peserta sekitar 2.000 orang.

Sementara itu, gelombang kedua direncanakan berlangsung pada pertengahan 2026 dengan jumlah peserta yang sama.

Baca Juga: Komisi VIII DPR Soroti Potensi Kenaikan Biaya Haji 2026 Imbas Konflik Timur Tengah

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.