Pendaftaran 30 Ribu Manajer Koperasi Merah Putih Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

AKURAT.CO Pemerintah resmi membuka pendaftaran besar-besaran untuk posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini menjadi peluang emas bagi kamu lulusan perguruan tinggi yang ingin berkontribusi langsung dalam pembangunan ekonomi desa.
Rekrutmen ini menyediakan 30 ribu formasi yang akan ditempatkan di berbagai wilayah Indonesia. Proses seleksi dilakukan secara terbuka dan tanpa dipungut biaya.
Dikutip dari Antara, Kamis (16/4/2026), Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Pembentukan Kopdes Merah Putih, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa proses seleksi tahap pertama ini membuka total 30.000 posisi.
Baca Juga: Menko PM Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Lokal dan Ciptakan Kemandirian
Program ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa melalui koperasi yang dikelola secara profesional. Para peserta yang lolos nantinya akan menjadi penggerak ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
Syarat Daftar Manajer Koperasi Merah Putih
Bagi kamu yang tertarik, berikut syarat utama yang harus dipenuhi:
Pendidikan minimal D3, D4, atau S1 dari semua jurusan
Usia maksimal 35 tahun
Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75
Siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia
Program ini terbuka luas bagi generasi muda yang ingin berkontribusi nyata untuk pembangunan nasional.
Link Resmi Pendaftaran
Pendaftaran dilakukan secara online melalui website resmi https://phtc.panselnas.go.id
Batas akhir pendaftaran adalah 24 April 2026, jadi pastikan kamu tidak melewatkan kesempatan ini.
Pemerintah juga menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan akuntabel tanpa biaya apa pun. Jika ada pihak yang meminta bayaran, dapat dipastikan itu bukan bagian dari proses resmi.
Skema Kerja dan Penempatan
Peserta yang lolos seleksi akan bekerja di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara.
Mereka akan dikontrak menggunakan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun.
Baca Juga: Klinik Desa Masuk Kopdes, Akses BPJS Makin Dekat
Setelah masa tersebut, peserta akan diproyeksikan untuk bergabung langsung dalam pengelolaan Koperasi Merah Putih di daerah.
Pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 30.000 unit koperasi desa yang akan rampung pada pertengahan tahun 2026, tepatnya sekitar Juni hingga Juli.
Program ini diharapkan mampu menjadi tulang punggung ekonomi desa sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Menurut Zulkifli Hasan, kehadiran manajer koperasi sangat penting dalam memastikan koperasi berjalan profesional dan berkelanjutan.
Jadi jangan sampai terlewat, segera daftar sebelum batas waktu berakhir dan jadilah bagian dari perubahan ekonomi Indonesia dari desa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







