Calon Siswa Sekolah Rakyat Menangis di Pundak Seskab Teddy: Kisah Aljabar yang Ingin Bersekolah

AKURAT.CO Suasana haru mewarnai kunjungan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat meninjau calon siswa Sekolah Rakyat di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN), Pejompongan, Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Momen tersebut terjadi ketika salah satu calon siswa, Aljabar Nur, tak kuasa menahan tangis saat memperkenalkan dirinya di hadapan peserta lain.
Ia kemudian menundukkan kepala dan menangis di pundak Seskab Teddy.
“Saya ingin sekolah, Pak,” ucap Aljabar lirih sebelum pecah tangis.
Kunjungan Seskab Teddy, yang juga merupakan Duta Sekolah Rakyat, merupakan undangan dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Dalam kesempatan itu, Teddy memberikan motivasi kepada lebih dari 70 calon siswa yang hadir bersama orang tua mereka.
Acara berlangsung hangat ketika beberapa calon siswa maju ke depan untuk memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan cita-cita mereka. Namun, momen paling menyentuh terjadi saat Aljabar tampil.
Diketahui, Aljabar merupakan anak kelima dari enam bersaudara dan berstatus yatim. Ia sebelumnya ditemukan sedang mengamen di kawasan Klender, Jakarta Timur.
Baca Juga: Oppo Pad Mini Resmi Meluncur, Tablet Ringkas dengan Snapdragon 8 Gen 5 dan Layar 144Hz
Hingga kini, ia belum pernah mengenyam pendidikan formal karena keterbatasan ekonomi keluarga, yang hanya bergantung pada penghasilan ibunya sebagai buruh harian.
Melihat kondisi tersebut, Seskab Teddy berupaya menenangkan Aljabar dan memberikan semangat.
“Tidak apa-apa, jangan menangis. Di sini tidak boleh sedih lagi. Nanti adik-adik semua akan belajar dengan baik, mendapat tempat tinggal yang layak, dan gizi yang cukup,” ujar Teddy.
Meski diliputi haru, Aljabar tetap menyampaikan cita-citanya dengan penuh keyakinan. Ia mengaku ingin menjadi seorang polisi.
Menanggapi hal itu, Teddy optimistis seluruh calon siswa Sekolah Rakyat, termasuk Aljabar, mampu meraih masa depan yang lebih baik.
“Satu yang saya tangkap dari adik-adik semua, mereka berani. Berani maju, berani bicara, dan tidak malu. Insyaallah, dengan pendidikan yang baik, cita-cita mereka bisa tercapai,” tuturnya.
Program Sekolah Rakyat sendiri diharapkan menjadi solusi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak, sekaligus membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









