Gus Ipul: Layanan Kemensos Tak Boleh Berhenti Selama Libur Lebaran

AKURAT.CO Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk tetap memberikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan, selama libur Lebaran 2026.
Hal tersebut disampaikan Gus Ipul dalam Rapat Pimpinan Kemensos yang dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico serta seluruh pejabat Kemensos, di Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (17/3/2026).
"Libur boleh berjalan, tetapi pelayanan tidak boleh berhenti. Seluruh eselon I dan II harus memastikan unit kerja tetap siaga, jalur komunikasi aktif dan keputusan bisa diambil cepat bila diperlukan," ujar Gus Ipul.
Baca Juga: Wapres Gibran: Pemerintah Beri Pelayanan Terbaik Selama Libur Panjang Nyepi dan Lebaran
Dia mengingatkan, di tengah sukacita hari raya, Kemensos harus tetap ada bagi mereka yang belum sepenuhnya merasakan bahagia hari raya.
"Lebaran menjadi penegas bahwa di saat banyak yang masih membutuhkan, Kementerian Sosial akan selalu ada untuk mereka. Ini buat pengingat bagi kita semua," katanya.
Untuk memastikan layanan tetap berjalan, dia meminta jajarannya untuk memperkuat kesiapsiagaan dan ketersediaan petugas piket. Pejabat sentra, balai, maupun unit layanan harus mengecek ulang kesiapan personel serta dukungan operasional.
Kesiapsiagaan ini terutama ditujukan untuk layanan kelompok rentan, seperti lansia tunggal, penyandang disabilitas, anak-anak rentan, masyarakat miskin ekstrem, korban bencana, dan warga terlantar agar tidak terabaikan selama libur Lebaran.
Baca Juga: 143,9 Juta Pemudik Bergerak, OT Group dan ASDP Perkuat Layanan di Pelabuhan Utama
"Antisipasi kedaruratan sosial dan bencana, potensi bencana, kecelakaan, gangguan mobilitas dan kedaruratan sosial harus diantisipasi sejak dini. Cek kembali buffer stock, logistik bantuan, kesiapan petugas, dan kecepatan distribusi," tuturnya.
Selain itu, layanan darurat bagi masyarakat, seperti command center, call center, WA center dan kanal media sosial harus aktif 24 jam untuk menerima aduan, laporan maupun kebutuhan rujukan sosial.
Selanjutnya, Gus Ipul juga menginstruksikan jajarannya menjaga kelancaran penyaluran bansos dan program sosial. "Pastikan penyaluran bansos dan layanan program sosial tidak terganggu libur panjang. Hak KPM tidak boleh tertunda karena lemahnya biokrasi," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









