Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 24 April 2026

AKURAT.CO Pada 24 April 2026, tanggal Hijriah menurut Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) adalah 6 Zulkaidah 1447 H, sementara menurut Muhammadiyah adalah 7 Dzulqa’dah 1447 H.
Perbedaan ini muncul karena metode perhitungan yang berbeda antara kedua organisasi tersebut.
Kalender Hijriah merupakan panduan penting bagi umat Islam untuk menentukan waktu ibadah dan hari besar keagamaan.
Kalender Hijriah 24 April 2026 Kemenag dan Muhammadiyah
Menurut Kementerian Agama Republik Indonesia, tanggal 24 April 2026 Masehi bertepatan dengan 6 Zulkaidah 1447 Hijriah. Kalender yang diterbitkan oleh Kemenag ini berfungsi sebagai rujukan resmi untuk umat Islam di Indonesia dan penyelenggara layanan keagamaan.
Kemenag menggunakan kriteria MABIMS, yaitu ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat, untuk menentukan awal bulan Hijriah.
Metode ini merupakan kesepakatan bersama negara-negara serumpun yang mengintegrasikan hisab (perhitungan) dan rukyat (pengamatan) secara ilmiah dan moderat. Penerapan standar MABIMS ini bertujuan untuk mengurangi potensi perbedaan penetapan awal bulan Hijriah, terutama untuk bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah.
Di sisi lain, Muhammadiyah menetapkan bahwa 24 April 2026 Masehi bertepatan dengan 7 Dzulqa’dah 1447 Hijriah.
Muhammadiyah menggunakan metode hisab dalam penetapan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Dalam metode hisab, penentuan awal bulan mengandalkan perhitungan ilmu falak atau astronomi untuk memastikan apakah hilal telah wujud atau belum.
KHGT memandang bumi sebagai satu zona waktu pengamatan hilal, yang berarti awal bulan Hijriah tidak lagi ditentukan oleh rukyat di satu lokasi, melainkan melalui perhitungan astronomi global yang akurat.
Prinsip KHGT Muhammadiyah adalah satu hari, satu tanggal untuk seluruh wilayah di dunia.
Pentingnya Kalender Hijriah bagi Umat Islam
Kalender Islam atau Kalender Hijriah sangat dibutuhkan oleh umat Islam untuk merencanakan berbagai kegiatan. Kalender ini menjadi acuan utama dalam menentukan waktu pelaksanaan ibadah wajib dan sunah, serta penetapan hari-hari besar Islam yang memiliki nilai historis dan spiritual.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








