DPR Fokus Pengawasan Keselamatan Transportasi hingga Pengamanan Pasukan TNI di Wilayah Konflik

AKURAT.CO Ketua DPR, Puan Maharani, menegaskan fungsi pengawasan DPR pada Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 akan difokuskan pada berbagai isu strategis yang menjadi perhatian masyarakat.
Mulai dari keselamatan transportasi, pengawasan lembaga pendidikan berasrama, hingga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Dalam pidatonya pada Pembukaan Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026, Puan mengatakan DPR akan mendorong pemerintah menyelesaikan sejumlah persoalan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
Baca Juga: Masa Sidang V Dibuka, DPR dan Pemerintah Lanjutkan Pembahasan RUU PPSK hingga Desain Industri
"Fungsi pengawasan DPR RI akan diarahkan pada berbagai isu strategis yang menjadi perhatian masyarakat dan penting menjadi perhatian pemerintah untuk menyelesaikannya," kata Puan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Salah satu fokus utama pengawasan DPR adalah evaluasi dan audit terhadap sistem serta infrastruktur transportasi darat, guna menjamin keselamatan masyarakat. Selain itu, DPR juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan pasukan TNI di daerah misi keamanan dan wilayah konflik.
Puan juga menyoroti pentingnya optimalisasi e-KTP agar terintegrasi secara digital dalam layanan publik. Menurutnya, integrasi layanan berbasis data digital diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Di bidang hukum dan keamanan, DPR akan mengawasi penyelesaian pertambangan ilegal dalam konflik agraria secara komprehensif, sekaligus mendorong pemberian sanksi tegas kepada aparat penegak hukum yang melanggar etika profesi.
Tak hanya itu, DPR juga akan memberi perhatian terhadap keseimbangan ketersediaan dan harga kebutuhan pokok agar tetap terjangkau masyarakat. Pengawasan juga diarahkan pada percepatan penerapan praktik keberlanjutan di BUMN, guna meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.
Baca Juga: One Stop Service Haji 2026 Dinilai Baik, DPR Ingatkan Profesionalisme Petugas Jadi Kunci
"Pembangunan kawasan industri untuk menguatkan hilirisasi produk pertanian dan perikanan juga menjadi perhatian DPR," ujar Puan.
Di sektor sosial, DPR akan mengawasi lembaga penitipan anak dan lembaga pengasuhan alternatif, termasuk lembaga pendidikan berasrama. DPR juga akan memastikan pemenuhan hak korban tindak pidana kekerasan seksual berjalan maksimal.
Selain itu, DPR akan mengevaluasi penggunaan data tunggal sosial dan ekonomi nasional sebagai basis penetapan peserta penerima bantuan iuran, serta pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer seleksi nasional berdasarkan tes.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









