Akurat Logo

1 Juni 2026 Libur Apa? Ini Peringatan dan Sejarah Hari Lahir Pancasila

Titania Isnaenin | 25 Mei 2026, 13:04 WIB
1 Juni 2026 Libur Apa? Ini Peringatan dan Sejarah Hari Lahir Pancasila
Libur Nasional 1 Juni.

AKURAT.CO Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri resmi menetapkan tanggal 1 Juni 2026 sebagai hari libur nasional atau tanggal merah.

Keputusan ini membuat masyarakat dapat menikmati libur akhir pekan yang lebih panjang karena hari libur tersebut jatuh pada hari Senin.

Momentum tahunan ini diperingati oleh seluruh elemen bangsa sebagai Hari Lahir Pancasila untuk mengenang kembali fondasi dasar negara Indonesia.

Landasan Hukum Libur Nasional 1 Juni

Pertanyaan mengenai 1 Juni 2026 libur apa kerap muncul di benak masyarakat menjelang pergantian bulan.

Berdasarkan kalender resmi, hari tersebut merupakan hari libur nasional yang sah dan mengikat bagi instansi pemerintah, institusi pendidikan, hingga sektor swasta di seluruh wilayah Indonesia.

Landasan hukum penetapan tanggal merah ini bermula dari Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016 yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Daftar Kode Redeem FC Mobile Terbaru Menjelang Pembaruan Season Baru

Sejak Keppres tersebut diterbitkan, tanggal 1 Juni resmi masuk ke dalam daftar libur nasional dan setiap tahunnya diperingati dengan pelaksanaan upacara bendera di berbagai instansi.

Tujuan utama dari peliburan ini adalah agar masyarakat bisa meresapi, mengamalkan, dan menjaga nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sejarah Singkat Hari Lahir Pancasila

Ditetapkannya tanggal 1 Juni sebagai hari bersejarah tidak lepas dari rangkaian peristiwa krusial menjelang kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945. Berikut adalah kronologi singkat lahirnya dasar negara kita:

1. Sidang Pertama BPUPKI

Proses perumusan dasar negara dimulai saat Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) menggelar sidang pertamanya pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945.

Dalam sidang tersebut, para tokoh bangsa berkumpul untuk membahas ideologi dan fondasi utama bagi negara Indonesia yang akan segera merdeka.

2. Pidato Legendaris Ir. Soekarno

Pada hari terakhir sidang, tepatnya tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan gagasan mengenai dasar negara secara lisan dalam pidatonya yang fenomenal.

Dalam pidato tanpa teks itulah, Soekarno untuk pertama kalinya memperkenalkan istilah "Pancasila" yang berarti lima dasar, kepada seluruh anggota sidang BPUPKI.

"Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan, dan ketuhanan, lima bilangannya. Namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa- namanya ialah Pancasila. Sila artinya asas atau dasar, dan di atas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abadi." – Ir. Soekarno, 1 Juni 1945.

3. Pembentukan Panitia Sembilan

Gagasan Soekarno tersebut diterima dengan baik oleh para peserta sidang.

BPUPKI kemudian membentuk Panitia Sembilan untuk menyempurnakan rumusan Pancasila dan menyusun rancangan pembukaan Undang-Undangan Dasar, yang kemudian melahirkan Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945 sebelum akhirnya disahkan secara resmi pada 18 Agustus 1945.

Makna Peringatan bagi Generasi Modern

Mengetahui jawaban dari pertanyaan 1 Juni 2026 libur apa sebaiknya tidak hanya dijadikan sebagai momen untuk bersantai atau berlibur semata.

Lebih dari sekadar tanggal merah di kalender, Hari Lahir Pancasila merupakan alarm pengingat bagi generasi muda untuk terus menjaga toleransi, persatuan, dan keadilan sosial di tengah keberagaman suku serta budaya yang dimiliki Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.