Akurat Logo

Menuju Indonesia Emas 2045, BGN Tekankan MBG untuk Kelompok Rentan

Nuzulul Karamah | 31 Mei 2026, 18:29 WIB
Menuju Indonesia Emas 2045, BGN Tekankan MBG untuk Kelompok Rentan
Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya. Cr: Istimewa

AKURAT.CO, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak semata-mata ditujukan untuk peserta didik.

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa sasaran utama program ini adalah kelompok rentan, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, sebelum kemudian menjangkau peserta didik.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, dalam berbagai kesempatan konsolidasi program MBG di sejumlah daerah.

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman, menyamakan persepsi, serta menyelaraskan langkah antara Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yayasan atau mitra pelaksana MBG, serta Kepala Satuan Tugas MBG tingkat kabupaten dan kota.

Baca Juga: 62,4 Juta Orang Sudah Rasakan Manfaat MBG, dari Anak Sekolah hingga Ibu Hamil

Menurut Sony, masih terdapat sejumlah yayasan maupun mitra pelaksana yang keliru memahami sasaran penerima manfaat program MBG.

Sebagian pihak masih menganggap program ini hanya berfokus pada pemberian makanan bagi peserta didik di sekolah.

Pemahaman tersebut, kata dia, kemungkinan dipengaruhi oleh penggunaan istilah school meal yang kemudian ditafsirkan sebagai program makan untuk siswa semata.

Akibatnya, sejumlah mitra lebih dahulu berfokus menjalin kerja sama dengan sekolah tanpa memahami sasaran prioritas yang telah ditetapkan pemerintah.

“Pada setiap kesempatan konsolidasi program MBG di berbagai daerah, saya selalu menekankan bahwa tujuan utama program ini adalah memberikan asupan gizi kepada kelompok rentan, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita yang berada pada periode emas atau 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Setelah itu barulah peserta didik,” ujar Sony.

Dia menjelaskan, fokus pada kelompok rentan tersebut merupakan esensi utama Program MBG sebagai bentuk investasi strategis bangsa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Baca Juga: BGN Laporkan 20 SPPG di NTT-NTB Terdampak Kelangkaan Elpiji, Pertamina Gerak Cepat Isi Pasokan

Karena itu, Sony mengingatkan seluruh unsur pelaksana program, mulai dari SPPG, yayasan, mitra pelaksana, hingga satgas MBG di daerah, agar benar-benar memahami dan mengimplementasikan tujuan tersebut dalam pelaksanaan program di lapangan.

“Mengutamakan pemberian MBG kepada kelompok rentan, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, merupakan esensi Program MBG sebagai investasi strategis bangsa Indonesia. Hal ini harus betul-betul dijiwai oleh seluruh pelaksana program MBG di lapangan. Jangan coba-coba menyimpang dari tujuan utama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sony meminta seluruh elemen yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG untuk saling mengingatkan dan mengawal implementasi kebijakan tersebut agar tetap berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kita harus menjaga betul tujuan Program MBG ini, karena ini adalah program prioritas Bapak Presiden Prabowo Subianto. Program yang bertujuan mulia untuk mewujudkan generasi Indonesia yang benar-benar siap mengisi Indonesia Emas 2045,” pungkas Sony.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.