Akurat Logo

Dihadiri Megawati Soekarnoputri, Presiden Prabowo Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Moehamad Dheny Permana | 1 Juni 2026, 10:34 WIB
Dihadiri Megawati Soekarnoputri, Presiden Prabowo Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
Presiden Prabowo Subianto menjadi inspektur upacara dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Senin (1/6/2026). Foto: Akurat.co/Moehamad Dheny Permana

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Upacara turut dihadiri Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, para pimpinan lembaga dan perwakilan dari unsur legislatif.

Upacara juga dihadiri oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka; Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla; dan Wakil Presiden ke-13 RI, Ma'ruf Amin.

Upacara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan penghormatan kebesaran.

Setelah itu mengheningkan cipta yang dipimpin langsung Presiden Prabowo dan pembacaan teks Pancasila oleh Ketua MPR, Ahmad Muzani.

Baca Juga: Di Tengah Konflik Global, Pancasila Relevan sebagai Fondasi Perdamaian Dunia

"Mari kita menundukkan kepala kita, mengenang jasa dan arwah para pendahulu kita, para pahlawan kita. Mengheningkan cipta mulai," kata Presiden Prabowo.

Rangkaian upacara dilanjutkan dengan pembacaan teks Pembukaan UUD 1945 oleh Ketua DPD, Sultan Najamudin, dan pemberian amanat oleh inspektur upacara.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya sebagai sejarah dan slogan semata. Pancasila adalah pedoman bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, bermasyarakat dan bernegara," katanya.

Baca Juga: Hari Lahir Pancasila 2026 Angkat Persatuan Bangsa dan Perdamaian Dunia

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.