Akurat Logo

Bakom RI: Kunjungan Luar Negeri Prabowo untuk Manfaat Bangsa dan Negara

Putri Dinda Permata Sari | 1 Juni 2026, 12:15 WIB
Bakom RI: Kunjungan Luar Negeri Prabowo untuk Manfaat Bangsa dan Negara
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari.

AKURAT.CO Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menegaskan setiap kunjungan luar negeri Presiden RI Prabowo Subianto dilakukan dengan mempertimbangkan manfaat strategis bagi bangsa dan negara.

Pernyataan itu disampaikan Qodari menanggapi pandangan mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, yang menyoroti intensitas perjalanan luar negeri Prabowo sejak menjabat sebagai presiden.

Dia mengapresiasi berbagai masukan yang disampaikan publik, termasuk dari Dino. Namun, dia menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil Presiden selalu berlandaskan kepentingan nasional.

Baca Juga: Prabowo Diminta Kurangi Kunjungan Luar Negeri, Bisa Manfaatkan Teknologi agar Lebih Efisien

"Terima kasih atas masukan dan saran, apalagi memang kalau relevan. Yang kedua, pasti asas manfaat menjadi sesuatu yang utama bagi Presiden dalam mengambil langkah-langkah, termasuk soal ke luar negeri. Manfaat itu dalam pengertian untuk bangsa dan negara," kata Qodari di Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Dia menjelaskan, nilai manfaat dari sebuah kunjungan kenegaraan tidak hanya diukur dari pelaksanaan perjalanan itu sendiri, tetapi juga dari hasil kerja sama dan hubungan strategis yang dapat dibangun untuk Indonesia.

Saat ditanya mengenai anggapan bahwa frekuensi perjalanan luar negeri Presiden berpotensi membebani anggaran negara, Qodari tidak menanggapi secara langsung. Dia kembali menekankan pentingnya melihat manfaat yang dihasilkan dari setiap lawatan.

"Bagaimana kemudian asas kemanfaatan yang dibawa itu kan juga harus dipertimbangkan atau diperhitungkan," ujarnya.

Qodari mencontohkan kunjungan Prabowo ke Prancis yang menurutnya berpotensi memberikan keuntungan besar bagi Indonesia, melalui berbagai peluang kerja sama yang dibangun kedua negara.

Baca Juga: Dino Patti Djalal Minta Prabowo Kurangi Kunjungan Luar Negeri: Jangan Anggap Remeh Jeritan Rakyat

Sebelumnya, Dino Patti Djalal mengusulkan agar pemerintah lebih mengoptimalkan diplomasi virtual dan memaksimalkan agenda pertemuan dalam setiap lawatan luar negeri guna meningkatkan efisiensi diplomasi Indonesia.

Dalam unggahan video di media sosialnya, Dino menilai intensitas perjalanan luar negeri Prabowo sejak menjabat sebagai presiden tergolong tinggi dan telah menjadi perhatian publik.

"Dalam perhitungan kami, dari seluruh pemimpin dunia, Presiden Prabowo telah menjadi kepala negara yang paling sering melakukan perjalanan luar negeri. Semenjak menjabat menjadi Presiden, satu dari enam hari dihabiskan beliau di luar negeri," kata Dino, dikutip Minggu (31/5/2026).

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.