Festival Etik DKPP 2026 Didominasi Jurnalis Muda, Ratna Dewi: Harapan Baru untuk Pemilu 2029

AKURAT.CO Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengumumkan pemenang lomba video kreatif dan lomba karya tulis jurnalistik dalam rangkaian kegiatan Festival Etik 2026.
Lomba yang diselenggarakan sejak 28 April hingga 31 Mei 2026 bagi para jurnalis profesional dan jurnalis mahasiswa ini diikuti 217 oleh peserta. Dengan rincian 130 untuk video kreatif dan 87 karya tulis jurnalistik.
Anggota DKPP, Ratna Dewi Pettalolo, mengatakan, kegiatan ini merupakan pertama kalinya digelar untuk menyambut ulang tahun ke-14 DKPP pada 12 Juni 2026.
"Sebagai pimpinan, kami mengapresiasi kegiatan festival etik ini. Ini ide baru ya. Yang selama DKPP berdiri baru kali ini dilaksanakan dalam rangka menyambut 14 tahun kehadiran DKPP sebagai bagian dari penyelenggara pemilu di Indonesia," jelasnya, Kamis (11/6/2026).
Ratna Dewi mengatakan, kegiatan Festival Etik DKPP 2026 merupakan suatu terobosan baru yang memiliki manfaat besar bagi perbaikan demokrasi di Indonesia. Sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban DKPP atas kehadirannya dalam menjalankan fungsi-fungsi penegakan etik.
Baca Juga: Bagaimana KPU Menetapkan Peserta Pemilu? Ini Tahapan yang Harus Dilalui Partai Politik
"Jadi, kegiatan-kegiatan seperti ini dan tanggung jawab moral kita sebagai penyelenggara pemilu tidak hanya hadir ketika tahapan itu dilaksanakan. Tapi bagaimana di masa nontahapan lembaga penyelenggara pemilu, termasuk DKPP, itu terlihat selalu hadir untuk bisa memastikan bahwa pemilu di negeri yang kita cintai ini berjalan dengan baik," terangnya.
"Pemilu yang kita harapkan, pemilu yang jujur dan adil itu bisa kita wujudkan secara bersama-sama," tambah Ratna Dewi.
Peserta yang mengikuti lomba dalam Festival Etik DKPP 2026 ini mayoritas diikuti para jurnalis muda, bahkan tidak sedikit yang masih duduk di bangku kuliah.
"Saya kira ini satu hal yang sangat baik, sangat positif. Dan kita punya harapan ke depan pemilu 2029 akan lebih baik dengan keterlibatan anak-anak muda yang kreatif, dan peduli bagaimana mereka ikut memantau, mengawasi, dan nanti kalau menggunakan hak pilihnya di 2029," kata Ratna Dewi.
"Bagaimana keterlibatan mereka nanti untuk menjaga kualitas pemilu, dan memperbaiki permasalahan-permasalahan yang terjadi, misalnya soal politik uang, penyalahgunaan kewenangan, kemudian misalnya pergeseran suara," lanjutnya.
Baca Juga: DPR Pastikan Revisi UU Pemilu Tetap Menjadi Usul Inisiatif Parlemen
Ratna Dewi menegaskan bahwa esensi Festival Etik DKPP 2026 bertujuan untuk melibatkan berbagai pihak demi menjaga kedaulatan rakyat tidak hanya dilakukan selama proses pemilu berlangsung, melainkan harus terus terjaga hingga pemerintahan baru terbentuk.
"Intinya, kegiatan ini ingin melibatkan banyak pihak untuk memastikan daulat rakyat itu benar-benar kita jaga, bukan hanya saat proses pemilu itu dilakukan, tapi bagaimana sampai ketika pemerintahan itu terbentuk, daulat rakyat itu tetap menjadi hal yang dikedepankan," jelasnya.
"Sehingga kita semua punya manfaat dan menerima manfaat dari proses pemilu yang jujur dan adil, dan DKPP akan semakin kuat dan semakin eksis menjadi benteng terakhir untuk menjaga hal-hal tersebut," demikian Ratna Dewi.
Berikut pemenang lomba Festival Etik DKPP 2026:
Pemenang Lomba Kategori Karya
Juara 1 Iqbal Basyari (Kompas)
Juara 2 Muhammad Rizki (Kaltim Pos)
Juara 3 Sapriadi (kabarwajo.id)
Pemenang Lomba Kategori Video Kreatif
Juara 1 (Jakarta Selatan)
Mikaila
Nadya Ash Shafwah
Talitha Libna Zalianti
Pandu Aji Bimantoro
Syahril Ardiansyah
Juara 2 (Padang, Sumatera Barat)
Nola Ernafia
Bima Prasetya
Atfriandi
Taufiq Hidayat
Aulia rahman
Juara 3 (Lamongan)
Farrel Indra Pratama.
Baca Juga: Golkar Soroti Tantangan Infrastruktur dan Hacking jika E-Voting Diterapkan dalam Sistem Pemilu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






