Akurat Logo

Kepala BGN: Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden Hoaks

Wahyu SK | 13 Juni 2026, 19:46 WIB
Kepala BGN: Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden Hoaks
Kepala BGN, Nanik S. Deyang, memastikan isu pembagian keuntungan Program MBG tidaklah benar. Foto: Akurat.co

AKURAT.CO Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan pernyataan mengenai Dadan Hindayana dan tuduhan adanya pembagian keuntungan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto merupakan informasi palsu atau hoaks.

Pernyataan mengatasnamakan Kepala BGN, Nanik S. Deyang, tersebut beredar di media sosial dan berbagai platform digital.

BGN memastikan pernyataan tersebut tidak pernah disampaikan Kepala BGN maupun pernyataan resmi lembaga. BGN menyatakan narasi tersebut sebagai disinformasi yang berpotensi menyesatkan masyarakat dan menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

"Saya menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut tidak benar. Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang dicantumkan dalam pesan yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan," ujar Nanik, dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (13/6/2026).

Menurut dia, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab kerap mencatut nama pejabat publik untuk membangun narasi yang provokatif dan memancing reaksi masyarakat. Karena itu, masyarakat diimbau lebih cermat dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.

"Masyarakat perlu memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi. Jangan mudah memercayai ataupun menyebarkan informasi yang tidak jelas asal-usulnya karena dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat," kata Nanik.

BGN pun menegaskan seluruh pernyataan resmi lembaga hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi, baik melalui keterangan pers, situs resmi, maupun akun media sosial yang telah terverifikasi. Informasi yang beredar di luar saluran resmi tersebut tidak dapat dijadikan rujukan yang sah.

Lebih lanjut, BGN mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ruang digital yang sehat dengan mengedepankan fakta dan tidak terpengaruh oleh konten yang bersifat manipulatif, provokatif, atau mengandung unsur fitnah.

"Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia digital serta mengedepankan verifikasi informasi. BGN akan terus fokus menjalankan tugas dan program pelayanan kepada masyarakat sesuai amanat yang diberikan pemerintah," tutur Nanik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

W
Reporter
Wahyu SK
W
Editor
Wahyu SK