Akurat Logo

ETOS Indonesia Catat Lima Kabid Humas Polda Terbaik 2026, Jatim Peringkat Pertama

Ayu Rachmaningtyas | 17 Juni 2026, 05:58 WIB
ETOS Indonesia Catat Lima Kabid Humas Polda Terbaik 2026, Jatim Peringkat Pertama
Survei ETOS Indonesia Institute melaporkan lima kabid humas terbaik di Indonesia. Foto: Akurat.co

AKURAT.CO ETOS Indonesia Institute merilis survei mengenai kinerja Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah seluruh Indonesia.

Survei tersebut menempatkan Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Jules Abraham Abast, pada peringkat pertama.

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah, menjelaskan, survei melibatkan sekitar 1.500 responden yang dipilih secara acak. Digelar pada 1-10 Juni 2026 dengan margin of error 2,41 persen dan tingkat kepercayaan 96 persen.

Awalnya tim survei menilai hampir seluruh Kabid Humas Polda. Hasil penilaian kemudian disaring menjadi 10 besar dan dipersempit kembali menjadi lima besar.

Berdasarkan hasil survei, lima Kabid Humas Polda terbaik versi ETOS Indonesia Institute adalah:

  1. Kombes Jules Abraham Abast, S.I.K. (Kabid Humas Polda Jawa Timur) dengan persentase 24,1 persen.

  2. Kombes Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.M. (Kabid Humas Polda Riau) dengan persentase 22,7 persen.

  3. Kombes Artanto, S.I.K., M.Si. (Kabid Humas Polda Jawa Tengah) dengan persentase 20,2 persen.

  4. Kombes Maruli Ahiles Hutapea, S.I.K., M.H. (Kabid Humas Polda Banten) dengan persentase 19,3 persen.

  5. Kombes Adam Erwindi, S.I.K., M.H. (Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan) dengan persentase 13,7 persen.

Baca Juga: Boni Hargens: Polri Makin Humanis, Kunci Stabilitas Sosial-Politik

"Ini adalah pilihan responden secara acak atau random, dan ini adalah lima terbaik dari 36 kabid humas di seluruh polda di Indonesia," ujar Iskandarsyah, saat menyampaikan rilis survei di Kawasan Ampera, Jakarta, Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, terdapat sejumlah pertimbangan yang disampaikan publik kepada tim survei dalam menilai kinerja para kabid humas. Salah satunya ialah kemampuan menjadi perpanjangan tangan kapolda dalam menyampaikan informasi terkait situasi keamanan dan penanganan persoalan hukum di wilayah masing-masing.

"Kabid humas mampu menjadi kepanjangan tangan dari kapolda selaku pimpinan di wilayah hukumnya masing-masing. Selain kapolda, kabid humas yang menyampaikan setiap permasalahan hukum di wilayahnya," kata Iskandar.

Ia menambahkan bahwa peran kabid humas juga sangat penting dalam membangun komunikasi dengan masyarakat melalui media massa.

"Kabid humas mempunyai peran penting ke publik lewat media massa, tanggung jawab moral yang tinggi karena akan menjadi sorotan publik. Jadi, bukan pekerjaan yang mudah dalam melaksanakan tugas ini," ujarnya.

Baca Juga: Apresiasi Restorasi Polri Era Listyo Sigit, Boni Hargens: Nyata, Bukan Retorika Semata

ETOS Indonesia Institute juga berencana mengusulkan kelima perwira Polri tersebut untuk mendapatkan Hoegeng Award.

"Kami akan mengusulkan lima besar ini untuk mendapatkan Hoegeng Award karena dedikasi dan pengabdiannya dalam melaksanakan tugas. Semoga segera ke Pak Kapolri," kata Iskandarsyah.

Meski begitu, ia memastikan bahwa seluruh kabid humas di Indonesia tetap menjalankan tugas dengan baik.

"Semua kabid humas di polda-polda lain tetap bekerja dengan baik. Tapi lima terbaik ini adalah pilihan responden kami," katanya.

"Kami ucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada lima besar kabid humas terbaik di lima wilayah hukum polda masing-masing, yaitu Polda Jawa Timur, Polda Riau, Polda Jawa Tengah, Polda Banten, dan Polda Kalimantan Selatan," jelas Iskandarsyah.

Baca Juga: ICW Kritik UU Polri: Dibahas Mendadak dan Pertahankan Persoalan Lama

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.