Akurat Logo

Prabowo Kurang Puas, Minta Masa Tunggu Haji Dipangkas Lagi agar Lebih Cepat

Moehamad Dheny Permana | 18 Juni 2026, 09:47 WIB
Prabowo Kurang Puas, Minta Masa Tunggu Haji Dipangkas Lagi agar Lebih Cepat
Presiden Prabowo meminta masa tunggu haji kembali dipersingkat. Foto: Akurat.co

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Tim Pengawas Haji DPR RI untuk memangkas masa tunggu haji yang saat ini mencapai 26 tahun.

Demikian disampaikan Ketua Tim Pengawas Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, usai bertemu Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor, Rabu (17/6/2026) kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, Cucun mengatakan bahwa pihaknya bersama Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan laporan terkait pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah. Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo meminta untuk menyusun mekanisme agar masa tunggu ibadah haji dapat lebih dipersingkat.

"Beliau menyampaikan kalau bisa tolong lebih cepat lagi. Seperti apa skemanya kalau misalkan antrean ini tidak panjang," ujarnya.

Menurut Cucun, masa tunggu haji merupakan salah satu isu yang paling menjadi perhatian Presiden Prabowo dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Baca Juga: Haji 2026 Berjalan Sukses, Presiden Prabowo Sampaikan Terima Kasih kepada Seluruh Petugas dan Penyelenggara

Karena itu, ia mengapresiasi upaya pemerintah yang pada tahun ini berhasil memangkas masa tunggu haji dari sekitar 35-40 tahun menjadi 26 tahun.

"Concern beliau yang kami sangat apresiasi tadi itu ingin bagaimana antrean ini, yang kemarin sudah hampir 35 tahun, 40 tahun. Melalui para pembantunya Bapak Presiden, Pak Menteri Haji dan Pak Wamen, semua bekerja, sudah bisa ditekan sampai 26 tahun," jelas Cucun.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, mengatakan bahwa pemerintah tahun ini berhasil menekan masa tunggu haji maksimal menjadi 26 tahun. Kendati demikian, Presiden Prabowo menilai durasi tersebut masih perlu dipersingkat.

Oleh karena itu, Presiden Prabowo meminta Kemenhaj mencari berbagai alternatif solusi guna mewujudkan hal tersebut. Meskipun jemaah haji yang berangkat tahun ini rata-rata telah menunggu selama 13 hingga 14 tahun.

"Beliau berpikir, coba carikan cara bagaimana bisa lebih cepat lagi. Dan kita dan teman-teman DPR masih harus berpikir keras untuk bisa mewujudkan itu," ujarnya.

Baca Juga: DPR Apresiasi Perbaikan Layanan Haji, Presiden Minta Evaluasi Terus Dilakukan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.