Akurat Logo

Prabowo Siap Buka Ekspor Bahan Pangan Selama Tak Merugikan Petani

Moehamad Dheny Permana | 25 Juni 2026, 09:37 WIB
Prabowo Siap Buka Ekspor Bahan Pangan Selama Tak Merugikan Petani
Presiden Prabowo Subianto.

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menyatakan Indonesia berkenan membuka ekspor berbagai komoditas pangan dan pupuk ke sejumlah negara selama tidak merugikan petani di dalam negeri.

Saat ini, Indonesia mulai mengeskpor sejumlah komoditas karena permintaan dari negara lain terhadap produk pertanian Indonesia terus meningkat. Salah satunya komoditas pupuk yang mengalami surplus, sehingga dapat memenuhi kebutuhan negara lain yang mengajukan permintaan.

"Alhamdulillah, kita sekarang sudah mulai ekspor. Dan mereka (negara lain) minta apakah boleh kita jual ke mereka. Saya bilang jual, kirim ke mereka," ujar Prabowo saat berpidato pada acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, dikutip Kamis (25/6/2026).

Baca Juga: Ekspor Baja ke Kanada Bukti Hilirisasi RI Tembus Rantai Global

Selain pupuk, Prabowo menyebut banyak negara juga meminta pasokan beras dan jagung dari Indonesia. Kondisi tersebut menunjukkan peningkatan kapasitas produksi sektor pertanian nasional.

"Negara-negara banyak yang minta pupuk dari kita. Negara-negara lain banyak minta beras dari kita. Jagung dari kita," katanya.

Meski demikian, dia menegaskan kebijakan ekspor harus tetap memperhatikan kesejahteraan petani. Dia menekankan ekspor dapat dilakukan selama harga yang diterima petani menguntungkan dan tidak menimbulkan kerugian.

Baca Juga: Mendag Ingin Waralaba Jadi Mesin Baru Ekspor RI

"Silakan. Asal harganya benar," tegas Prabowo.

Di hadapan para petani, Prabowo juga menanyakan kondisi keuntungan yang saat ini mereka peroleh. Menurutnya, kepentingan petani harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan pertanian dan perdagangan pangan.

"Petani jangan rugi. Betul? Bagaimana sekarang? Petani sudah cukup untung? Sudah belum? Sudah? Mau untung lagi? Ya pasti," ujar Prabowo disambut tepuk tangan para petani.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.