Akurat Logo

Prabowo Instruksikan Perguruan Tinggi Cetak SDM Unggul Guna Percepat Industrialisasi Nasional

Moehamad Dheny Permana | 26 Juni 2026, 10:05 WIB
Prabowo Instruksikan Perguruan Tinggi Cetak SDM Unggul Guna Percepat Industrialisasi Nasional
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto.

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, memberikan arahan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, terkait percepatan pengembangan sejumlah sektor industri strategis nasional.

Brian menjelaskan, saat ini pemerintah tengah melakukan akselerasi pengembangan sejumlah bidang industri nasional mulai dari farmasi hingga otomotif.

"Banyak program mulai dari farmasi, pengembangan industri farmasi, pengembangan mobil nasional, motor nasional, dan lain-lain ya, program-program hilirisasi itu bisa dipercepat," ujar Brian, dikutip Jumat (26/6/2026).

Baca Juga: Presiden Prabowo Terima Kapolri, Bahas Situasi Kamtibmas dan Persiapan Hari Bhayangkara

Sejalan dengan target percepatan tersebut, pemerintah juga memberikan perhatian pada kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang akan mendukung pengembangan industri nasional.

Menurutnya, Presiden menginstruksikan agar perguruan tinggi dalam negeri mampu menghasilkan lulusan dengan kualitas dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan bidang strategis yang tengah dikembangkan.

"Kami diminta memastikan SDM-SDM, lulusan-lulusan perguruan tinggi kita tuh nantinya betul-betul bisa memenuhi, bisa memenuhi kebutuhan SDM untuk pengembangan industrialisasi yang memang tidak sedikit itu kan. Yang mulai dari mineral, kemudian ada aquaculture, aquafarming juga banyak, kemudian hilirisasi," tuturnya.

Baca Juga: Sering Pakai Barang Bekas, Siswa SDN Tegalega Kini Bisa Berlatih dengan Alat Drumben dari Prabowo

Ketersediaan SDM yang kompeten harus berjalan seiring dengan percepatan pengembangan industri. Karena itu, jajarannya akan memetakan dan menghitung kebutuhan tenaga ahli agar tidak terjadi kesenjangan antara kebutuhan industri dan kompetensi lulusan perguruan tinggi.

"Misalkan kita butuh banyak tenaga ahli kelistrikan, ternyata lulusannya enggak sesuai. Jadi kita diminta menghitung itu, memastikan ini bisa memenuhi industrialisasi yang baik," pungkasnya.

Arahan Presiden Prabowo tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun ekosistem industrialisasi nasional yang tidak hanya bertumpu pada investasi dan teknologi, tetapi juga didukung oleh SDM unggul, terampil, dan siap bersaing guna mewujudkan transformasi ekonomi menuju Indonesia maju.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.