Akurat
Pemprov Sumsel

Ditargetkan Beroperasi di 2026, Pemerintah Seleksi Lokasi Prioritas Sekolah Garuda

Paskalis Rubedanto | 13 September 2025, 19:30 WIB
Ditargetkan Beroperasi di 2026, Pemerintah Seleksi Lokasi Prioritas Sekolah Garuda

AKURAT.CO Pemerintah menargetkan pembangunan Sekolah Garuda selesai dan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027. Saat ini, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tengah menyeleksi sejumlah lokasi yang akan menjadi prioritas pembangunan.

Wakil Menteri Dikti Saintek, Stella Christie, mengatakan empat provinsi telah ditetapkan sebagai prioritas tahap pertama, yaitu Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tenggara. 

"Sementara, pembangunan di lokasi lain akan dilakukan pada tahap kedua dengan target penyelesaian pada 2027," ujar Stella dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (13/9/2025).

Baca Juga: Wujudkan Visi Presiden, Wamendikti Tinjau Tiga Lokasi Sekolah Garuda di Kalbar

Selain empat wilayah tersebut, Kalimantan Tengah juga masuk dalam daftar lima besar kandidat lokasi pembangunan. Dia menegaskan, peluang provinsi itu cukup besar untuk dipilih, terlebih setelah tim melakukan peninjauan lapangan. 

"Kalimantan Tengah masuk lima besar. Peluangnya cukup besar. Tentu setelah kita meninjau lokasi kita akan menyiapkan laporan yang bisa menjadi dasar rasionalisasi dalam menentukan lokasi. Jika Pak Menteri dan Pak Presiden setuju, (lokasi) ini bisa menjadi pilihan," katanya.

Dia menambahkan, keputusan akhir mengenai lokasi diperkirakan akan ditentukan paling lambat dalam satu minggu ke depan. "Karena sebelumnya sudah ditinjau oleh tim dan data-data sudah lengkap. Satu minggu paling lambat diputuskan," ujarnya.

Stella juga menekankan pentingnya kerja sama dengan masyarakat setempat, dalam pembangunan Sekolah Garuda. Sebab, konsep pembangunan tidak hanya terbatas pada penyediaan fasilitas pendidikan, tetapi juga harus terintegrasi dengan potensi lokal. 

"Kami ingin tetap ada kerja sama dengan masyarakat. Misalnya ada yang bisa dijadikan lahan perkebunan. Kami ingin ini menjadi satu konsep yang terpadu," jelasnya.

Sebagai contoh, Kabupaten Katingan di Kalimantan Tengah memiliki potensi besar untuk pengembangan perkebunan durian. 

Baca Juga: Wujudkan Visi Presiden, Wamen Dikti Tinjau 5 Lokasi Calon Sekolah Garuda di Bengkulu

"Kalau di Katingan, mungkin bisa dikembangkan untuk perkebunan durian. Durian Katingan sangat enak. Tapi tentu harus dikaji oleh para pakar, yang sebagian besar ada di Universitas Palangkaraya," tuturnya.

Dia berharap, keberadaan Sekolah Garuda tidak hanya bertujuan mengejar ketertinggalan Indonesia di bidang sains dan teknologi, tetapi juga mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan potensi daerah. 

"Sekolah Garuda diharapkan bisa memberikan manfaat ganda, baik untuk peningkatan kualitas pendidikan maupun pembangunan ekonomi wilayah," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.