Akurat Logo
Bank Indonesia

Prabowo Kantongi Data Pemodal Demo, KSP: Informasi Akurat, Tunggu Langkah Hukumnya

Moehamad Dheny Permana | 26 Juni 2026, 16:06 WIB
Prabowo Kantongi Data Pemodal Demo, KSP: Informasi Akurat, Tunggu Langkah Hukumnya
Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, mengimbau tidak ada lagi gerakan-gerakan yang dirancang untuk menyudutkan jalannya pemerintahan. Foto: Akurat.co/Ayu Rachmaningtyas

AKURAT.CO Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan tanggapan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku mengetahui dalang di balik aksi demonstrasi bayaran.

Dia meyakini bahwa informasi yang dikantongi Presiden Prabowo valid. Menurut Dudung, Presiden Prabowo memiliki akses terhadap data-data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dia juga menyebut bahwa pemerintah akan mengambil tindakan lanjutan terkait tindakan tersebut.

"Ya memang kan yang tahu bapak presiden. Saya yakin bapak presiden juga dapat informasi-informasi akurat. Dan tentunya ada langkah-langkah hal yang akan dilakukan oleh bapak presiden. Tanggapan saya ya, menurut saya, informasi itu bisa benar adanya. Tinggal kita memastikan langkah-langkah berikutnya secara hukum," jelasnya di Kantor KSP, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Mantan Kepala Staf TNI AD itu berharap agar tidak ada lagi gerakan-gerakan yang sengaja dirancang hanya untuk menyudutkan jalannya pemerintahan. Apa pun motif di baliknya.

Baca Juga: Prabowo Instruksikan Perguruan Tinggi Cetak SDM Unggul Guna Percepat Industrialisasi Nasional

Dudung mengajak masyarakat untuk mengalihkan fokus kepada program nasional yang berdampak besar bagi rakyat. Salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, publik jangan hanya melihat kekurangan kecil dari program tersebut.

"Seperti MBG ya, MBG itu dari sisi negatifnya jangan kita lihat dari hal yang kecil saja yang kurang tetapi banyak hal yang berdampak yang luar biasa kalau menurut saya. Bisa dikatakan 90 persen penerima manfaat itu betul-betul berdampak, termasuk UMKM, termasuk relawan dan sebagainya," jelasnya.

Dudung mengatakan, dampak positif dari Program MBG jauh lebih besar dan nyata dirasakan di lapangan, mulai dari sektor ekonomi mikro hingga pegiat sosial.

"Hal-hal seperti ini kan perlu juga kita pahami dan kita rasakan, tidak serta-merta hal-hal yang pandangannya negatif yang itu yang kemudian dibesar-besarkan. Mari dengan kita sukseskan MBG ini yang berdampak tidak serta-merta kepada penerima manfaat, baik anak-anak maupun ibu hamil yang kekurangan gizi, ini akan semakin baik ke depannya," terangnya.

Baca Juga: Prabowo Sindir Aktor di Balik Demo: Saya Tahu Siapa yang Bayar!

Dudung menegaskan bahwa kebijakan strategis yang diambil pemerintah murni demi kepentingan masyarakat luas, bukan panggung politik semata.

"Tentunya niat baik ini juga tidak serta-merta untuk popularitas tetapi niat baik ini adalah untuk kesejahteraan rakyat sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo memberikan sindiran kepada pihak-pihak yang kerap menggerakkan aksi demonstrasi untuk mengganggu jalannya pemerintahan.

Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo secara blak-blakan mengaku telah mengantongi identitas para aktor di balik layar yang mendanai aksi massa tersebut.

Dia juga menyoroti fenomena miris, di mana para pendemo di lapangan sering kali tidak memahami substansi dari tuntutan yang mereka suarakan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Terima Kapolri, Bahas Situasi Kamtibmas dan Persiapan Hari Bhayangkara

"Hati-hati lho, saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gue tahu itu," kata Presiden Prabowo saat menghadiri Puncak Pekan Nasional Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

"Tapi enggak apa-apa, yang pada mau demo ditanya, ditanya anak-anak demo enggak ngerti mau demo apa ya, kami dibayar Rp200 ribu, gitu ya. Tapi ada. Saya enggak mengerti," ujarnya menambahkan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.