Apresiasi Kepercayaan Publik ke Polri Naik, Rudianto Lallo Minta Reformasi Internal Terus Diperkuat

AKURAT.CO Hasil Survei Litbang Kompas menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mengalami peningkatan signifikan pada 2026.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPR, Rudianto Lallo, menilai peningkatan kepercayaan publik merupakan indikator bahwa berbagai langkah pembenahan dan reformasi di tubuh Polri mulai dirasakan oleh masyarakat.
“Kepercayaan publik adalah modal sosial yang sangat penting bagi institusi penegak hukum. Peningkatan hingga 82,4 persen ini patut diapresiasi karena menunjukkan masyarakat melihat adanya perbaikan dalam pelayanan, profesionalitas, dan kinerja kepolisian,” kata Rudianto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/6/2026).
Politisi Partai Nasdem itu mengatakan, capaian tersebut tidak boleh membuat Polri berpuas diri. Menurutnya, tingkat kepercayaan masyarakat justru harus dijadikan momentum untuk terus memperkuat reformasi kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat dibangun melalui kerja nyata. Karena itu, Polri harus terus menjaga profesionalisme, memperkuat integritas personel, dan memastikan pelayanan publik semakin cepat, transparan, serta humanis,” ujarnya.
Baca Juga: Kepercayaan Publik ke Polri Naik, Sari Yuliati Apresiasi Capaian
Rudianto juga menilai keberhasilan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, di tengah berbagai tantangan sosial dan perkembangan teknologi, turut menjadi salah satu faktor yang mendorong meningkatnya persepsi positif publik terhadap institusi tersebut.
Menurut dia, kehadiran polisi yang semakin responsif di tengah masyarakat dan upaya peningkatan kualitas pelayanan di berbagai satuan kerja menjadi faktor penting yang memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat.
Survei Litbang Kompas juga mencatat meningkatnya penilaian masyarakat terhadap profesionalitas pelayanan Polri. Sebagian besar responden menilai fasilitas pelayanan di kantor kepolisian semakin nyaman dan kinerja personel lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Sebagai mitra kerja Polri di DPR, Rudianto Lallo menegaskan Komisi III akan terus memberikan dukungan terhadap program-program reformasi institusi kepolisian, sekaligus menjalankan fungsi pengawasan agar kepercayaan yang telah diberikan masyarakat dapat dijaga secara berkelanjutan.
“Kepercayaan publik tidak diperoleh secara instan dan bisa hilang dalam waktu singkat apabila tidak dijaga. Karena itu, Polri harus terus hadir sebagai institusi yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat dalam memberikan rasa aman dan penegakan hukum yang berkeadilan,” tutupnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Terima Kapolri, Bahas Situasi Kamtibmas dan Persiapan Hari Bhayangkara
Berdasarkan hasil survei tersebut, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang berada di angka 76,2 persen.
Sementara tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan Polri naik menjadi 67,6 persen dari sebelumnya 65,1 persen. Adapun citra kelembagaan Polri juga meningkat menjadi 71,5 persen dari sebelumnya 64,4 persen.
Survei Litbang Kompas dilakukan pada 9-18 April 2026 dengan metode wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden di berbagai wilayah Indonesia.
Hasil survei juga menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap Polri relatif paling tinggi dibandingkan lembaga penegak hukum lainnya, seperti Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca Juga: Kapolri Jelaskan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan dalam Kasus Ijazah Jokowi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









