Polri Terjunkan 2.125 Personel Amankan Perayaan Nyepi dan Idulfitri 2026 di Bali

AKURAT.CO Polri menyiapkan pengamanan khusus di Provinsi Bali, menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 yang berdekatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada Maret 2026.
Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Karyoto, mengatakan pengamanan tersebut dilakukan melalui Operasi Ketupat Agung yang dilaksanakan oleh Polda Bali.
"Yang ketiga menyangkut tentang pengamanan Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2026. Operasi Ketupat Agung kewilayahan Polda Bali," kata Karyoto dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Baca Juga: Pembangunan Huntara Dikebut, Pengungsi di Tenda Ditargetkan Nol sebelum Idulfitri
Dia menjelaskan, pengamanan difokuskan di Bali karena bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Saka oleh umat Hindu, di mana perayaan Hari Raya Nyepi 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah 21 Maret 2026.
Kedekatan waktu dua hari besar keagamaan tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas serta gangguan sosial, terutama karena bersamaan dengan arus mudik.
"Pelaksanaan perayaan hari besar keagamaan saling berdekatan, mengantisipasi terjadinya konflik sosial, kepadatan, kemacetan arus kendaraan dikarenakan pelaksanaan mudik pada tahun ini bertepatan dengan perayaan Hari Nyepi," kata dia.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah daerah bersama unsur terkait telah menerbitkan seruan bersama terkait pelaksanaan Nyepi yang bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri di Bali.
"Telah dilakukan berbagai langkah-langkah antisipasi yakni dengan menetapkan Surat Seruan Bersama tentang Pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 tahun 2026 yang bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026 di Provinsi Bali," ujarnya.
Karyoto menjelaskan, pada 18 Maret 2026 akan dilaksanakan upacara Tawur Kasanga di seluruh wilayah Bali, yang biasanya diiringi berbagai prosesi keagamaan serta arak-arakan ogoh-ogoh.
Baca Juga: Jelang Idulfitri, JAPFA Turunkan Harga Pakan untuk Stabilitas Industri Perunggasan
"Pada tanggal 18 Maret 2026, seluruh wilayah Bali dilaksanakan upacara Tawur Kasanga, di mana di hari tersebut dilaksanakan berbagai prosesi persembahyangan pada beberapa simpang empat," kata dia.
Dia menambahkan, banyak ogoh-ogoh ditempatkan di bahu jalan untuk diarak sehingga perlu diantisipasi karena berpotensi mengganggu jalur mudik menuju pelabuhan.
Polri juga telah melakukan koordinasi dengan aparat desa dan tokoh masyarakat terkait penempatan ogoh-ogoh, khususnya di jalur utama menuju Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Padangbai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








