Akurat Logo

Setelah Santri Jombang Lanjut ke Pemuda Gereja di Minahasa Utara, Wapres Gibran Serukan Semangat Kerukunan dan Persatuan

Ayu Rachmaningtyas | 30 Juni 2026, 08:32 WIB
Setelah Santri Jombang Lanjut ke Pemuda Gereja di Minahasa Utara, Wapres Gibran Serukan Semangat Kerukunan dan Persatuan
Peserta Perkemahan Regional Pemuda dan Remaja Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara antusias menyambut kehadiran Wapres Gibran Rakabuming Raka, Senin (29/06/2026). Foto: Setwapres

AKURAT.CO Usai membuka perkemahan santri Permata CAI ke-47 di Kabupaten Jombang, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Minahasa Utara untuk menghadiri Perkemahan Regional Pemuda dan Remaja Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara, Senin (29/06/2026).

Kehadiran Wapres Gibran disambut antusias puluhan ribu peserta yang memadati lokasi perkemahan.

Kegiatan ini sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, serta memperkokoh persatuan nasional melalui penguatan nilai-nilai toleransi dan kebangsaan.

Wapres Gibran mengajak generasi muda untuk terus memperkuat semangat kerukunan dan persatuan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa di tengah keberagaman Indonesia.

"Sebagai bangsa yang majemuk, sebagai bangsa yang berbineka, kita juga perlu benar-benar menjaga persatuan, perdamaian, dan nilai-nilai toleransi. Jangan jadikan perbedaan sebagai pemecah belah," ujarnya.

Baca Juga: Buka Permata CAI 2026, Wapres Gibran Ajak Santri Perkuat Karakter dan Keterampilan Wirausaha untuk Hadapi Bonus Demografi

Menurut Wapres Gibran, keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dirawat. Oleh karena itu, generasi muda diharapkan mampu menjadi perekat persatuan sekaligus teladan dalam membangun kehidupan yang rukun, damai, dan saling menghormati di tengah masyarakat.

Selain menanamkan nilai-nilai persatuan, ia juga mengapresiasi penyelenggaraan perkemahan yang dinilai tidak hanya memperkuat pembinaan rohani tetapi juga membekali peserta dengan berbagai wawasan dan pendidikan karakter.

"Saya lihat materi-materinya selain pembekalan rohani, ada juga tentang mental health, leadership, bahkan tentang pemerintahan. Ini bagus sekali karena anak muda harus diberikan bekal berbagai jenis wawasan dan diperkuat pendidikan karakternya," jelasnya.

Melalui pembekalan tersebut, Wapres Gibran berharap para peserta tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang kuat secara spiritual tetapi juga memiliki kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Saat berdialog dengan peserta perkemahan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, Wapres Gibran mengungkapkan rasa bangganya terhadap para peserta yang atas kesadaran sendiri mengikuti kegiatan sangat positif ini.

Baca Juga: Safari Politik Jokowi Perkuat Daya Tawar untuk Prabowo-Gibran Dua Periode

Wapres Gibran mengapresiasi kepada GPdI atas kontribusinya dalam membina generasi muda serta menjaga persatuan dan kerukunan bangsa melalui berbagai kegiatan yang positif.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada GPdI atas peran aktifnya selama ini dalam menjaga perdamaian, persatuan bangsa, serta turut mendorong pembangunan generasi muda," katanya.

Sementara itu, peserta dari GPdI Kota Gorontalo, Dhani Abraham, mengaku sangat senang untuk mengikuti kegiatan ini.

"Puji Tuhan kemauan sendiri karena ini baru pertama kali saya mengikuti perkemahan ini," katanya.

Peserta lainnya bernama Charlotte The Darmawan, asal Sekolah Indonesia Bangkok, Thailand, memberikan jawaban saat ditanya Wapres Gibran mengenai alasan mengikuti perkemahan karena ingin mempererat hubungan dengan Tuhan sekaligus memperluas relasi dengan peserta dari berbagai daerah.

Baca Juga: Fraksi Gerindra: Isu Budi Djiwandono Ditugaskan Awasi Gibran itu Hoaks

"Saya merasa sangat bersemangat untuk ikut kegiatan ini. Karena dengan mengikuti kegiatan ini saya dapat mempererat hubungan saya dengan Tuhan dan dapat meluaskan relasi kepada teman-teman semua yang ada di sini. Ada sekitar 27 ribu orang, sangat banyak," Charlotte menjelaskan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.