BGN Temui KPK Bahas Penguatan Pencegahan Korupsi dan Tindak Lanjut Rekomendasi Tata Kelola MBG

AKURAT.CO Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Purwanti, bersama dua wakilnya melakukan audiensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (7/7/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan upaya pencegahan korupsi, termasuk tindak lanjut atas rekomendasi KPK mengenai tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Saat tiba di gedung KPK, dua wakil Kepala BGN, Agustina dan Sakti Wahyu Trenggono, lebih dahulu turun dari kendaraan dan langsung memasuki gedung KPK. Sementara itu, Nanik turun beberapa saat kemudian dan berjalan paling belakang menuju lobi gedung.
Baca Juga: BGN Manfaatkan Libur Sekolah untuk Tata Ulang Pengelolaan Program MBG
Kedatangan Nanik dan rombongan disambut Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminudin. Saat ditanya mengenai agenda pertemuan, Nanik hanya memberikan jawaban singkat.
"Kerja sama," kata Nanik kepada wartawan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat aspek pencegahan korupsi dalam pelaksanaan program strategis nasional.
Baca Juga: Berbasis Data, BGN Fokuskan Program Gizi kepada Kelompok Paling Membutuhkan
"Siang ini, KPK menerima audiensi dari jajaran BGN untuk membahas berbagai hal, khususnya pada aspek pencegahan korupsi," kata Budi dalam keterangannya.
Sebelumnya, KPK melalui Direktorat Monitoring telah menyampaikan hasil kajian beserta sejumlah rekomendasi perbaikan kepada BGN terkait tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
KPK berharap rekomendasi yang telah diberikan dapat segera ditindaklanjuti oleh BGN guna memperkuat sistem pengelolaan program, meningkatkan akuntabilitas penggunaan anggaran, serta menutup berbagai celah yang berpotensi dimanfaatkan untuk praktik korupsi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







